Monday, 16 January 2017

Merumuskan Indikator Pembelajaran


Merumuskan Indikator Pembelajaran
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

merumuskan indikator pembelajaran

Proses belajar mengajar akan berjalan secara optimal apabila dalam segi perencanaan dilakukan dengan maksimal. Salah satunya dengan merumuskan indikator pembelajaran dengan tepat. Rumusan indikator yang baik tidak lepas dari standar kompetensi dan kompetensi dasar. Dengan kata lain, indikator merupakan bentuk pengembangan dari kompetensi dasar.
Indikator didefinisikan sebagai perilaku yang dapat diukur dan diamati untuk menunjukan ketercapaian kompetensi dasar. Dalam hal ini indikator dapat dijadikan acuan dalam evaluasi pembelajaran. Sejalan dengan itu, indikator merupakan penanda ketercapaian kompetensi dasar yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, dan potensi daerah. Untuk itu, pengembangan materi pembelajaran harus sesuai dengan indikator yang dirumuskan. Desain pembelajaran perlu dirancang secara efektif agar kompetensi dasar dapat tercapai. Pengembangan ini hendaknya sesuai dengan indikator yang dirumuskan. Indikator memberikan gambaran pada aspek prosedural kegiatan pembelajaran yang efektif  untuk mencapai kompetensi dasar. Indikator juga dijadikan pertimbangan dalam pemilihan bahan ajar. Pemilihan bahan ajar yang efektif harus sesuai tuntutan indikator sehingga dapat meningkatkan pencapaian kompetensi dasar.
Setiap kompetensi dasar dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indikator pembelajaran. Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki dari kompetensi dasar. Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja pada standar kompetensi dan kompetensi dasar. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal kompetensi dasar dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan siswa. Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yakni tingkat kompetensi dan materi pembelajaran.
Indikator dirumuskan menggunakan kata kerja operasional dan tingkat kompetensi yang harus dicapai. Dengan kata lain, indikator menggambarkan sejauh mana siswa harus menguasai suatu kompetensi. Kompetensi tersebut dibagi ke dalam tiga ranah yakni, kognitif, afektif, dan psikomotor. Berikut disajikan daftar kata kerja operasional yang dapat digunakan untuk indikator pembelajaran, baik kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Daftar Kata Kerja Operasional
1. Kognitif
a. Pengetahuan : Menyebutkan, menuliskan, menyatakan, mengurutkan, mengidentifikasi, mendefinisikan, mencocokan, meluksikan, membilang, mengutip, dan sebagainya.
b. Pemahaman: Mengubah, menerjemahkan, menguraikan, menuliskan kembali, membedakan, merangkum, menyimpulkan, mengemukakan pendapat, menjelaskan, mencontohkan, dan sebagainya.
c. Aplikasi: Mengubah, menggunakan, menunjukkan, mempersiapkan, menghitung, menghasilkan, mengatasi, memodifikasi, menerapkan, mengoperasikan, dan sebagainya.
d. Analisis: Memilih, mengelompokkan, membagi-bagi, menyeleksi, menguji, menelaah, menemukan, mengukur, merasionalkan, mendiagnosis, dan sebagainya.
e. Evaluasi: Mengoreksi, merekonstruksi, mengkritisi, mengevaluasi, menafsirkan, membatasi, mereparasi, dan sebagainya.
f. Mencipta: Merancang, memadukan, merumuskan, mengorganisasikan, merencanakan, menyusun, membangun, memfasilitasi, merangkum, dan sebagainya.
2. Afektif
a. Menerima: Memilih, bertanya, mempercayai, mengikuti, mengalokasikan, mematuhi, menganut, meminati, memberi, mempertanyakan, dan sebagainya.
b. Menanggapi: Menjawab, membaca, mengkonfirmasi, membantu, melaksanakan, melaporkan, menampilkan, menyenangi, menyambut, menyetujui, dan sebagainya.
c. Menilai: Melibatkan, mengundang, menginisiasi, melakukan, mengusulkan, melengkapi, memperjelas, mengusulkan, menekankan, dan sebagainya.
d. Mengelola: Memverifikasi, menyusun, menyatukan, menghubungkan, mempengaruhi, mengklasifikasikan, mengkombinasikan, memadukan, menata, mengubah, dan sebagainya.
e. Menghayati: Mempertahankan, menggunakan, mengkualifikasi, melayani, menunjukkan, membuktikan, memecahkan, mengubah perilaku, berakhlak baik, mendengarkan, dan sebagainya.
3. Psikomotor
a. Peniruan: Mengaktifkan, mengatur, menyesuaikan, memposisikan, menggabungkan, membersihkan, mengkontruksi, menimbang, memperkecil, dan sebagainya.
b. Manipulasi: Merancang, mendemonstrasikan, memilah, melatih, memperbaiki, menempatkan, membuat, mencampur, mengidentifikasikan, mengoreksi, dan sebagainya.
c. Ketetapan: Mendorong, memutar, mengoperasikan, membungkus, mengemas, memproduksi, menarik, mengirim, memindahkan, menggantikan, dan sebagainya.
d. Artikulasi: Menimbang, mensketsa, menempel, memadankan, menggunakan, membentuk, mempertajam, mengalihkan, memulai, menjelaskan, dan sebagainya.
Berikut contoh perumusan indikator:
Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas 1 semester 1
Standar Kompetensi: 2. Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah.
Kompetensi Dasar: 2.2 Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah.
Indikator:       
2.2.1 Menyebutkan macam-macam tata tertib di sekolah.
2.2.2 Menuliskan macam-macam tata tertib di sekolah.
2.2.3 Mematuhi tata tertib di sekolah.
Mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 semester 1
Standar Kompetensi: 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman secara lisan melalui kegiatan bertanya, bercerita, dan deklamasi.
Kompetensi Dasar: 2.1 Bertanya kepada orang lain dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan santun berbahasa.
Indikator:
2.1.1 Merancang pertanyaan dengan menggunakan pilihan kata yang tepat.
2.1.2 Melakukan kegiatan bertanya.
2.1.3 Menunjukan sikap santun dalam berbahasa saat bertanya.
Mata pelajaran Matematika kelas 3 semester 2
Standar Kompetensi: 4. Memahami unsur dan sifat-sifat bangun datar.
Kompetensi Dasar: 4.1 Mengidentifikasi berbagai bangun datar sederhana menurut sifat atau unsurnya.
Indikator:
4.1.1 Menyebutkan berbagai bentuk bangun datar sederhana.
4.1.2 Mengelompokan berbagai bangun datar sederhana menurut sifat atau unsurnya.
4.1.3 Mencontohkan berbagai bentuk bangun datar dalam kehidupan sehari-hari.
Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas 4 semester 1
Standar Kompetensi: 1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya.
Kompetensi Dasar: 1.4 Menerapkan cara memelihara panca indera.
Indikator:
1.4.1 Menyebutkan cara memelihara panca indera.
1.4.2 Mendemonstrasikan cara memelihara panca indera.
1.4.3 Menunjukan sikap sadar akan pentingnya memelihara panca indera.
Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 5 semester 1
Standar Kompetensi: 1. Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu-Budha dan Islam, keragaman kenampakan alam dan suku bangsa, serta kegiatan ekonomi di Indonesia.
Kompetensi Dasar: 1.4 Menghargai keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.
Indikator:
1.4.1 Menyebutkan keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.
1.4.2 Menyenangi keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.
1.4.3 Menunjukan sikap menghargai keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.


EmoticonEmoticon