Monday, 16 January 2017

Metode Menulis Permulaan



Metode Menulis Permulaan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
metode menulis permulaan

Menulis adalah kemampuan menuangkan gagasan, pikiran, dan perasaan dalam bentuk bahasa tulis. Menulis berfungsi sebagai alat komunikasi tidak langsung. Melalui tulisan penulis dapat menyampaikan suatu pesan kepada pembaca secara tidak langsung. Untuk itu, menulis merupakan aktivitas yang memiliki tujuan. Secara umum tujuan dari menulis meliputi, memberitahukan, menjelaskan, meyakinkan, mempengaruhi, menggambarkan sesuatu, dan menceritakan sesuatu. Maka, sebagai penunjang kehidupan manusia perlu memiliki kemampuan menulis.
Dalam kegiatan pembelajaran, menulis merupakan kemampuan yang harus dikuasai siswa sejak jenjang sekolah dasar. Kemampuan ini berguna dalam mencatat materi pelajaran. Selain itu, Menulis bersifat produktif. Artinya dengan menulis siswa dapat menghasilkan suatu karya berupa gagasan atau ide. Kemampuan seseorang berbeda-beda pada saat menuangkan gagasan atau ide ke dalam bentuk tulisan. Untuk itu, dasar-dasar cara menulis perlu dilatih sejak dini. Dengan kata lain, guru sekolah dasar harus mampu membimbing siswa untuk belajar cara menulis. Cara tersebut dikenal dengan istilah metode menulis permulaan. Kemampuan menulis masih berkaitan dengan kemampuan membaca karena pada dasarnya menulis merupakan kemampuan lanjutan dari membaca. Maka, siswa perlu menguasai kemampuan membaca sebelum mempelajari kemampuan menulis. Berikut merupakan bentuk-bentuk kegiatan latihan menulis permulaan, diantaranya:
1. Latihan Memegang Pensil
Tangan kanan berfungsi untuk menulis. Sedangkan tangan kiri untuk menekan buku tulis agar tidak mudah bergeser. Pensil diletakan diantara ibu jari dan telunjuk. Ujung ibu jara, telunjuk, dan jari tengah menekan pensil dengan luwes serta tidak kaku.
2. Duduk dengan Sikap dan Posisi yang Benar
Posisi badan tegak ketika duduk. Dada tidak boleh menempel pada meja. Jarak mata antara buku dengan mata sekitar 25-30cm.
3. Latihan Gerakan Tangan
Melatih gerakan tangan di udara dengan telunjuk sendiri atau dengan bantuan pensil. Kemudian dilanjutkan dengan latihan dalam buku tulis. Agar kegiatan ini menarik, sebaiknya disertai dengan kegiatan bercerita. Misalnya, untuk melatih membuat garis tegak lurus, guru bercerita berkaitan dengan pagar kayu. Sedangkan untuk melatih membuat bulatan, guru bercerita tentang bola.
4. Latihan Menjiplak
Menjiplak yakni menirukan atau atau menebalkan suatu tulisan dengan menindas tulisan yang sudah ada. Kegiatan ini menggunakan kertas karbon atau kertas tipis untuk menjiplak tulisan yang sudah ada. Sebelum anak melakukan kegiatan menjiplak, guru hendaknya memberi contoh cara menulis dengan benar di papan tulis, lalu siswa menirukan gerakan tersebut dengan telunjuknya di udara. Setelah itu, barulah kegiatan menjiplak dimulai.
5. Latihan Menghubungkan Tanda Titik-Titik yang Membentuk Tulisan
Latihan ini dilakukan menggunakan buku khusus yang menyajikan tulisan dalam bentuk titik-titik. Siswa menulis mengikuti jalur titik-titik tersebut.
6. Latihan Menatap Bentuk Tulisan
Latihan ini berguna untuk melatih koordinasi antara mata, ingatan, dan jari tangan anak ketika menulis. Sehingga anak dapat mengingat bentuk huruf dalam benaknya dan memindahkan ke jari tangannya untuk ditulis.
7. Latihan Menyalin
Latihan ini dilakukan apabila seluruh siswa telah mengenal huruf dengan baik. Siswa dapat menyalin tulisan dari papan tulis maupun buku pelajaran lain. Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa lebih lancar dalam menulis kata maupun kalimat.
8. Latihan Menulis Halus atau Indah
Latihan ini dapat dilakukan dengan menggunakan buku bergaris atau buku kotak-kotak. Dalam buku tersebut dilengkapi petunjuk untuk menulis berbagai jenis huruf dengan baik dan benar.
9. Latihan Dikte atau Imla
Latihan ini berguna untuk melatih koordinasi antara ucapan, pendengaran, ingatan, dan jari tangan ketika menulis. Sehingga ucapan seseorang dapat didengar, diiingat, dan dipindahkan ke dalam bentuk tulisan dengan benar.
10. Latihan Melengkapi Tulisan
Latihan ini dilakukan dengan cara melengkapi huruf, suku kata, atau kata yang sengaja dihilangkan sebagian. Perhatikan contoh berikut!
Melengkapi Huruf
b
u
k
u
b
u
.......
u
.......
........
k
........
.......
.......
........
........



EmoticonEmoticon