Tuesday, 17 January 2017

Fakta, Konsep, dan Generalisasi



Fakta, Konsep, dan Generalisasi
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
fakta, konsep, dan generalisasi
Ilmu-ilmu sosial mengkaji perilaku manusia yang belangsung dalam proses kehidupan sehari-hari dalam upaya menjelaskan mengapa manusia berperilaku seperti apa yang dilakukan. Ilmu sosial memandang manusia dari sudut pandangnya masing-masing  dan menggunakan metode yang berbeda. Dalam suatu struktur ilmu pengetahuan dan ilmu sosial, terdapat tiga macam struktur atau tingkatan yaitu fakta, konsep, dan generalisasi. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial telah di ajarkan sejak duduk di bangku sekolah dasar, hal tersebut diharapkan agar para peserta didik, mampu mengembangkan potensi nya agar peka terhadap permasalahan sosial yang terjadi dalam ruang lingkup masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi serta melatih keterampilan untuk mengatasi setiap masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebuah peristiwa bisa disebut fakta apabila peristiwa tersebut benar-benar terjadi, dapat dibuktikan kebenarannya, dan peristiwa tersebut diyakini kebenarannya. Fakta dalam IPS merupakan semua peristiwa atau kejadian nyata yang terjadi dalam lingkungan sosial, contohnya: pembunuhan, kecelakaan, penculikan, dan sebagainya. Kejadian-kejadian tersebut disebut fakta IPS karena semua kejadian tersebut berhubungan dengan manusia. Manusia merupakan unsur pokok dari Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakta itu sendiri bertujuan untuk menghilangkan isu-isu sosial, sehingga isu-isu sosial tersebut bisa disebut fakta sosial. Konsep yaitu suatu ide yang menggambarkan hubungan antara dua atau lebih fakta seperti konsep “sekolah” yang berkaitan dengan berbagai hal, misalnya guru, murid, kelas, materi pelajaran, dan sebagainya. Konsep membantu kita dalam mengadakan perbedaan, penggolongan atau penggabungan fakta di sekeliling kita. Generalisasi adalah suatu proses penalaran yang bertolak dari sejumlah fenomena khusus menuju simpulan umum yang mengikat seluruh fenomena sejenis dengan fenomena khusus yang diselidiki. Terdapat dua jenis generalisasi:
 1. Generalisasi sempurna, yakni generalisasi yang menempatkan seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
2. Generalisasi tidak sempurna. Generalisasi berdasarkan sebagian fenomena yang dilakukan untuk mendapat simpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Setelah kita mengetahui pengertian fakta, konsep, dan generalisasi di atas, maka kita bisa mengetahui bahwa fakta, konsep, dan generalisasi itu saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan. Fakta-fakta sosial yang terjadi dalam kehidupan kita, dihubungkan oleh konsep IPS melalui suatu ide, sedangkan konsep-konsep IPS dihubungkan oleh generalisasi melalui sebuah penalaran. Fakta, konsep, dan generalisasi merupakan suatu rangkaian sistem yang saling berkaitan. Untuk memperoleh suatu dalil atau teori dalam suatu ilmu pengetahuan termasuk IPS, memerlukan beberapa generalisasi yang didukung oleh fakta dan konsep yang telah dibuktikan kebenarannya.
Di mulai dari SD, fakta, konsep, dan generalisasi telah ada. Contohnya pada buku IPS kelas 5 pada bab sejarah kemerdekaan Indonesia, ada generalisasi “17 Agustus 1945 adalah hari Kemerdekaan Indonesia”. Generalisasi tersebut mengandung konsep sejarah dan dibuktikan dengan fakta yakni foto saat proklamasi kemerdekaan. Dalam upaya memperdalam pemahaman siswa tentang generalisasi maka guru SD memberikan latihan-latihan agar mereka lebih terampil dalam membuat generalisasi dalam kehidupan sehari-hari yang didasari oleh fakta dan konsep yang telah mereka miliki dan fahami. Memang berat bagi anak SD untuk memahami generalisasi dan konsep namun kita dapat memulai mengajarkan perbedaan antara fakta dan pendapat yang nantinya secara tidak langsung merujuk kepada konsep juga generalisasi.
Berdasarkan uraian di atas maka dapat ditarik garis besar bahwa, fakta dapat diartikan sebagai suatu informasi atau data yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Konsep adalah gagasan, ide pokok, atau pokok-pokok pikiran. Generalisasi merupakan suatu kesimpulan yang bersifat umum dan menyeluruh dari suatu informasi yang diterima dan didukung oleh fakta yang ada.


EmoticonEmoticon