Tuesday, 17 January 2017

Jenis-Jenis Pendidikan



Jenis-Jenis Pendidikan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan untuk memanusiakan manusia (humanisasi). Hasil dari pendidikan ditandai dari adanya suatu perubahan perilaku yang menetap pada diri manusia. Dengan kata lain, pendidikan merubah perilaku seseorang ke arah yang lebih baik. Dalam prosesnya pendidikan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yakni:
1. Pendidikan Formal
jenis-jenis pendidikan
Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang. Dengan kata lain, pendidikan ini diselenggarakan secara resmi di sekolah. Jenjang pendidikan formal, terdiri atas (1) pendidikan anak usia dini, (2) pendidikan dasar, (3) pendidikan menengah, dan (4) pendidikan tinggi. Pendidikan formal terdiri dari pendidikan formal yang berstatus negri dan pendidikan formal yang berstatus swasta. Berikut satuan pendidikan penyelenggara pendidikan formal, diantaranya (1) Taman Kanak-kanak (TK), (2) Raudatul Athfal (RA), (3) Sekolah Dasar (SD), (4) Madrasah Ibtidaiyah (MI), (5) Sekolah Menengah Pertama (SMP), (6) Madrasah Tsanawiyah (MTs), (7) Sekolah Menengah Atas (SMA), (8) Madrasah Aliyah (MA), (9) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), (10) Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dan (11) Perguruan Tinggi meliputi Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, serta Universitas.
2. Pendidikan Nonformal
jenis-jenis pendidikan
Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah atau pemerintah daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan sebagai pengganti, penambah, dan atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan nonformal berfungsi untuk mengembangkan potensi peserta didik dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan fungsional serta pengembangan sikan dan kepribadian profesional. Pendidikan nonformal meliputi (1) pendidikan kecakapan hidup, (2) pendidikan anak usia dini, (3) pendidikan kepemudaan, (4) pendidikan pemberdayaan perempuan, (5) pendidikan keaksaraan, (6) pendidikan keterampilan, (7) pelatihan kerja, dan (8) pendidikan kesetaraan. Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A (setara jenjang SD), Paket B (setara jenjang SMP), dan Paket C (setara jenjang SMA), serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Berikut satuan pendidikan penyelenggara pendidikan nonformal, diantaranya (1) kelompok bermain (KB), (2) taman penitipan anak (TPA), (3) lembaga kursus, (4) sanggar, (5) lembaga pelatihan, (6) kelompok belajar, (7) pusat kegiatan belajar masyarakat, dan (8) majelis taklim.
3. Pendidikan Informal
jenis-jenis pendidikan
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal cenderung pada kecakapan hidup, berupa sikap moral, budi pekerti, agama, etika, sopan santun, kemampuan sosial, dan sejenisnya. Penyelenggara pendidikan informal, yakni keluarga dan lingkungan.


EmoticonEmoticon