Saturday, 11 June 2016

Lari Jarak Pendek



Lari Jarak Pendek
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Lari jarak pendek adalah lari dengan jarak antara 50 sampai 400 meter. Untuk itu, faktor utama yang menunjang lari jarak pendek ialah kecepatan. Kecepatan pada lari jarak pendek merupakan hasil kontraksi kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan untuk mendapatkan kecepatan tinggi. Lari jarak pendek dilakukan di lapangan yang dibuat lintasan. Lintasan berjumlah 8 buah dengan lebar lintasan  berukuran 1,22 meter. Alat yang digunakan pada lari jarak pendek, yakni sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera start atau pistol.
Agar dapat mencatat waktu secepat-cepatnya maka pelari jarak pendek perlu menguasai teknik dasar lari jarak pendek. Teknik dasar lari jarak pendek berupa: (1) langkah kaki yang lebar dengan tolakan menggunakan ujung kaki, dan (2) posisi tubuh condong ke depan dengan lengan tangan bergantian ke arah dagu serta siku jangan ditekuk.
Langkah-langkah lari jarak pendek, diantaranya:
1. Gerakan start jongkok
a. Aba-aba “bersedia”
1) Lutut kaki belakang diletakkan berjarak satu kepal sejajar dengan ujung kaki depan.
2) Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu dan diletakkan di belakang garis start dengan pinggiran jari telunjuk dan ibu jari menapak di tanah.
3) Pandangan lurus ke depan, badan tetap rileks, dan berat badan bertumpu di kedua tangan.
b. Aba-aba “siap”
1) Angkat panggul ke arah depan atas dengan rileks sampai sedikit lebih tinggi dari bahu.
2) Berat badan lebih ke depan, kepala rendah, leher tetap kendor, pandangan ke bawah lengan tetap lurus, dan siku tetap lurus.
3) Ambil napas dalam-dalam pada saat mengangkat panggul.
4) Pusatkan perhatian pada aba-aba “ya”.
c. Aba-aba “ya”
1) Ayun lengan ke depan dan ke belakang dengan kuat-kuat.
2) Kaki belakang menolak kuat-kuat sampai lurus, kaki depan melangkah secepat mungkin, dan secepatnya mencapai tanah.
3) Dari sikap jongkok berubah ke sikap lari, badan harus naik sedikit demi sedikit, dan jangan ada gerakan ke samping.
4) Langkah lari semakin lama semakin melebar dengan kecepatan penuh.
2. Sikap badan pada saat lari
a. Kaki menolak sekuatnya sampai mengejang lurus, lutut diangkat tinggi setinggi pinggul, dan tungkai bawah mengayun ke depan.
b. Badan tetap rileks dan condong ke depan membentuk sudut 25-30o terhadap lutut.
c. Siku ditekuk kira-kira 90o, tangan menggegam kendor, ayunan lengan ke muka dan ke belakang wajar, dan gerakan lengan semakin cepat mengikuti gerakan kaki yang semakin cepat pula.
3. Sikap badan ketika masuk finish
a. Jangan mengurangi kecepatan.
b. Masuk garis finish dengan badan agak condong ke depan.
c. Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, berusaha menghentikan langkah dengan mengurangi kecepatan lari.
lari jarak pendek
 Gerakan Start Jongkok
lari jarak pendek
  Sikap Badan Pada Saat Lari
lari jarak pendek
  Sikap Badan Ketika Masuk Finish


EmoticonEmoticon