Tuesday, 17 January 2017

Miskonsepsi dalam Biologi di Sekolah Dasar



Miskonsepsi dalam Biologi di Sekolah Dasar
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
miskonsepsi dalam biologi di sekolah dasar

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di jenjang sekolah dasar (SD). IPA di SD merupakan gabungan dari beberapa bidang kajian ilmu, yakni fisika, kimia, ilmu pengetahuan luar angkasa (IPBA), dan biologi. Konsep dasar dari keseluruhan bidang kajian ilmu tersebut dipelajari di SD dalam mata pelajaran IPA.
Biologi adalah ilmu tentang organisme hidup. Untuk itu, biologi dalam mata pelajaran IPA di SD membahas berbagai konsep organisme hidup. Konsep tersebut terdiri dari konsep tumbuhan, hewan, manusia, dan lingkungan. Konsep terbentuk di dalam pikiran manusia. Ketidaksesuain pengetahuan atau pemahaman dapat menimbulkan kesalahan memahami konsep. Hal ini biasa disebut dengan istilah miskonsepsi.
Miskonsepsi berasal dari dua kata bahasa Inggris, yakni miss yang berarti salah atau kesalahan dan concept yang berarti pemahaman atau pemikiran. Dengan kata lain, miskonsepsi adalah salah pemikiran. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya: (1) pandangan yang salah dalam memahami peristiwa, (2) salah menangkap suatu penjelasan, dan (3) bimbingan guru yang tidak tepat. Miskonsepsi dapat terjadi pada berbagai bidang ilmu termasuk biologi. Berikut merupakan contoh miskonsepsi dalam biologi di SD:
No.
Jenis
Miskonsepsi
Konsep yang benar
1.
Tumbuhan
Tumbuhan menyerap sari-sari makanan dari dalam tanah.
Pernyataan ini tidak tepat, karena pada umumnya tumbuhan tidak menyerap sari-sari makanan, namun menyerap mineral dan air dari dalam tanah, kecuali tumbuhan jamur.
2.
Tumbuhan
Tumbuhan bernafas menyerap karbondioksida.
Tidak benar, semua makhluk hidup bernafas dengan menyerap oksigen termasuk tumbuhan. Memang benar tumbuhan dapat menyerap karbondioksida, namun bukan pada proses pernapasan, tetapi pada proses fotosintesis.
3.
Tumbuhan
Tumbuhan bernafas pada malam hari.
Salah satu ciri dari makhluk hidup yakni bernafas, makhluk hidup mungkin tahan bila tidak makan atau minum, tetapi tidak akan tahan bila tidak bernafas dalam beberapa menit saja.
4.
Tumbuhan
Batang monokotil tidak bercabang.
Banyak contoh tumbuhan monokotil yang memiliki cabang, seperti: bambu, pandan, rumput, dan lain-lain.
5.
Tumbuhan
Fotosintesis hanya terjadi di siang hari.
Fotosintesis dapat terjadi kapan saja, asalkan ada cahaya dengan gelombang dan intensitas yang sesuai diperlukan oleh tumbuhan. Cahaya lampu dapat pula digunakan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis.
6.
Hewan
Hewan yang hidup di air bernafas dengan insang.
Tidak semua hewan yang hidup di air bernafas dengan insang, contohnya: lumba-lumba dan ikan paus yang bernafas dengan paru-paru.

7.
Hewan
Ciri hewan beranak adalah memiliki daun telinga.
Tidak semua hewan beranak memiliki daun telinga, contohnya: lumba-lumba dan ikan paus.
8.
Tumbuhan
Fotosintesis adalah proses pengolahan makanan pada tumbuhan yang terjadi di daun.
Pernyataan ini kurang tepat, contohnya pada tumbuhan kaktus. Fotosintesis tidak terjadi pada daun, namun terjadi pada batang.
9.
Hewan
Amphibi adalah hewan yang hidup di dua alam.
Faktanya katak adalah hewan amphibi, namun katak tidak dapat bernafas di dalam air, karena katak bernafas dengan paru-paru dan kulit.
10.
Hewan
Contoh hewan yang mengalami metamorphosis sempurna adalah katak.
Katak adalah hewan bertulang belakang/vertebrata. Semua hewan vertebrata tidak mengalami metamorphosis.
11.
Tumbuhan
Tumbuhan lumut berkembang biak dengan spora.
Perkembangbiakan lumut tidak hanya menghasilkan spora, namun juga menghasilkan gamet. Perkembangbiakan berikut disebut metagenesis.
12.
Manusia
Penyerapan zat terjadi hanya pada usus halus
Konsep ini salah karena penyerapan zat terjadi juga pada lambung yakni menyerap zat yang mengandung obat-obatan.
13.
Manusia
Di dalam mulut hanya terjadi pencernaan secara mekanik.
Dalam mulut terjadi pencernaan secara mekanik maupun kimiawi. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gigi sedangkan pencernaan secara kimiawi dilakukan oleh air ludah.
14.
Lingkungan
Air laut berwarna biru.
Air laut tidak memiliki warna, warna air laut sama dengan warna air pada umumnya. Air laut merefleksikan warna langit yang biru.
15.
Lingkungan
Jumlah air berkurang dari masa ke masa.
Faktanya jumlah air masih tetap dari awal penciptaan bumi, yang berubah adalah bentuk dari air dalam silklus air.
16.
Manusia
Sistem pernapasan manusia terdiri dari hidung, laring, pharing, trachea, bronchus, dan paru-paru.
Pharing adalah pangkal kerongkongan. Jadi, pharing tidak termasuk sistem pernafasan, namun termasuk sistem pencernaan.
17.
Lingkungan
Flu disebabkan oleh temperatur dingin.
Flu tidak disebabkan oleh temperatur dingin, namun oleh virus.
18.
Tumbuhan
Perkembangbiakan vegetatif buatan dilakukan dengan cara menempel dan menyambung (stek).
Konsep pembiakan adalah pertambahan individu, pada cara menyambung dan menempel sebenarnya tidak terjadi pertambahan individu.
19.
Tumbuhan
Tulang daun monokotil sejajar, sedangkan tulang daun dikotil menyirip atau menjari.
Pohon pisang termasuk tumbuhan monokotil, namun memiliki tulang daun menyirip. Tumbuhan lontar juga termasuk monokotil dan memiliki tulang daun menjari. Jadi, bukan tulang daun yang dibedakan, tapi pertulangan daun. Pada dikotil membentuk anyaman, sedangkan monokotil sejajar.
20.
Tumbuhan
Anggrek yang menempel pada ranting pohon mangga merupakan parasit.
Anggrek hanya menempel pada kulit pohon. Semua kebutuhan seperti karbon dioksida dan air diambil sendiri dari udara. Anggrek melakukan fotosintesis untuk memenehu kebutuhan makannya.
21.
Lingkungan
Rantai makanan adalah peristiwa makan memakan yang terjadi berurutan.
Rantai makanan bukanlah peristiwa makan memakan. Konsep makan memakan adalah saling makan, sedangkan yang terjadi adalah satu pihak yang dimakan sedangan pihak yang memakan tidak, tapi ada potensi untuk dimakan oleh organisme lainnya.
22.
Manusia
Pernafasan dan respirasi berarti sama.
Secara konsep kedua istilah tersebut berarti berbeda. Pernafasan adalah pada saat menghirup dan mengeluarkan udara. Sedangkan respirasi terjadi di dalam sel, yakni pada proses oksidasi glukosa.
23.
Hewan
Terdapat zat perekat pada kaki cicak.
Tidak terdapat zat perekat pada kaki cicak, namun terdapat bantalan bergaris-garis pada telapak kaki cicak. Cicak memanfaatkan kontraksi dan relaksasi otot pada kaki untuk melekaktkan tubuhnya pada dinding.
24.
Manusia
Gerak peristaltik terjadi di kerongkongan.
Gerak peristaltik berfungsi untuk mendorong makanan, jadi gerak ini terjadi sepanjang saluran pencernaan.
25.
Tumbuhan
Tumbuhan melinjo bijinya berkeping satu, maka termasuk monokotil.
Pembagian kelompok monokotil dan dikotil hanya terdapat pada tumbuhan biji tertutup, sedangkan melinjo termasuk tumbuhan biji terbuka.


EmoticonEmoticon