Sunday, 26 June 2016

Permainan Tradisional



Permainan Tradisional
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
permainan tradisional
Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh anak-anak zaman dulu. Permainan ini kebanyakan cenderung dilakukan secara berkelompok. Kehidupan masyarakat di masa lalu yang kurang mengenal dunia luar telah mengarahkan dan menuntun pada kegiatan sosial dan kebersamaan yang tinggi. Termasuk pada lingkungan bermain anak-anak. Terlebih kebudayaan Indonesia yang memang pada umumnya sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Hal ini kemudian mendorong terciptanya berbagai jenis permainan tradisional.
Permainan tradisional merupakan simbolisasi dari pengetahuan yang turun temurun dan mempunyai berbagai macam fungsi serta peran di baliknya. Pada hakikatnya permainan anak tetap merupakan permainan anak. Dengan demikian wujud dan bentuknya tetap menyenangkan serta menggembirakan anak karena memiliki tujuan sebagai media permainan. Aktivitas permainan yang dimaksud juga mengembangkan aspek-aspek psikologis anak, sekaligus sebagai sarana belajar. Oleh karena itu, permainan tradisional merupakan permainan anak-anak dari bahan sederhana sesuai aspek budaya dalam kehidupan masyarakat. Permainan tradisional dikenal juga dengan istilah permainan rakyat. Kegiatan permainan ini merupakan sebuah kegiatan rekreatif yang tidak hanya bertujuan untuk menghibur diri, namun juga sebagai alat untuk menjaga hubungan dan kenyamanan sosial. Dengan demikian, bermain sebagai suatu kebutuhan bagi anak. Jadi, bermain memiliki nilai dan ciri yang penting dalam kemajuan perkembangan kehidupan sehari-hari termasuk dalam permainan tradisional.
Permainan tradisional merupakan salah satu bentuk permainan anak-anak yang beredar secara lisan di antara anggota kolektif tertentu. Untuk itu, permainan ini berbentuk tradisional dan diwarisi turun temurun serta memiliki banyak variasi. Sifat atau ciri dari permainan tradisional, diantaranya (1) sudah tua usia permainannya, (2) tidak diketahui asal-usulnya, siapa penciptanya, dan darimana asalnya, serta (3) biasanya disebarkan dari mulut ke mulut dan kadang-kadang mengalami perubahan nama atau bentuk meskipun pada dasarnya sama. Jika ditinjau dari akar katanya, permainan tradisional adalah kegiatan yang diatur oleh suatu peraturan permainan yang merupakan pewarisan dari generasi terdahulu yang dilakukan manusia.
Permainan tradisional ini dapat dikategorikan menjadi tiga golongan, yakni (1) permainan untuk bermain (bersifat rekreatif), (2) permainan untuk bertanding (kompetitif), dan (3) permainan yang bersifat edukatif. Permainan tradisional yang bersifat rekreatif pada umumnya dilakukan untuk mengisi waktu luang. Permainan tradisional yang bersifat kompetitif memiliki ciri-ciri terorganisir, bersifat kompetitif (persaingan), dimainkan oleh paling sedikit 2 orang, mempunyai kriteria yang menentukan siapa yang menang dan kalah, serta mempunyai peraturan yang diterima bersama oleh peserta permainan. Sedangkan permainan tradisional yang bersifat edukatif memuat unsur-unsur pendidikan di dalam permainannya.
Melalui permainan tradisional anak diperkenalkan dengan berbagai macam keterampilan dan kecakapan yang nantinya akan diperlukan dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat. Berbagai jenis dan bentuk permainan tradisional selalu mengandung unsur pendidikan. Hal ini merupakan salah satu bentuk pendidikan informal dalam masyarakat. Permainan tradisional menjadi alat sosialisasi untuk anak-anak agar mereka dapat menyesuaikan diri sebagai anggota kelompok sosial di masyarakat.


EmoticonEmoticon