Monday, 16 January 2017

Taekwondo



Taekwondo
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Taekwondo adalah olahraga bela diri yang berasal dari negara Korea. Dalam bahasa Korea “tae” artinya menendang atau menghancurkan dengan kaki, “kwon” berarti tinju, dan “do” berarti jalan atau seni. Maka, taekwondo dapat diartikan sebagai seni tangan dan kaki. Taekwondo juga populer di Indonesia dan merupakan salah satu ekstrakurikuler yang sering terdapat di sekolah. Seperti hal nya bela diri lainnya, taekwondo merupakan gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olah raga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat. Bela diri ini lebih menekankan pada tendangan yang dilakukan dari suatu sikap gerak dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhkan lawan dari kejauhan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan pada bantingan atau pergulatan.
Secara umum terdapat tiga materi latihan dalam taekwondo, yakni poomse, kyukpa, dan kyoruki. Poomse atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri. Dilakukan melawan lawan khayalan atau imajiner dengan mengikuti pola diagram tertentu. Setiap pola diagram gerakan poomse diadasari oleh filosofi yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea. Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran atau obyek benda mati. Hal ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dan ketepatan teknik. Obyek sasaran yang biasa dipakai, diantaranya papan kayu, batu bata, dan genting. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, atau tusukan jari. Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktikan teknik serangan dan pertahanan diri.
Terdapat tingkatan dalam taekwondo yang dilambangkan oleh warna sabuk dengan masing-masing filosofi yang terkandung dari warna sabuk tersebut. Dimulai dari putih, kuning, kuning stip hijau, hijau, hijau strip biru, biru, biru strip merah, merah, merah strip hitam, dan hitam. Putih melambangkan kesucian, awal, dasar, atau permulaan. Kuning melambangkan bumi, disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar taekwondo dengan kuat. Hijau melambangkan pepohonan, disinilah taekwondo mulai dikembangkan. Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya, memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari. Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap serta tindakan. Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kemantapan, dan kematangan dalam berlatih serta penguasaan diri dari rasa takut kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 sampai 10.
Berikut teks Janji Taekwondo Indonesia,
Kami taekwondo Indonesia berjanji:
1. Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945.
2. Mentaati asas-asas taekwondo Indonesia.
3. Menghormati pengurus pelatih senior dan sesama taekwondo dalam mengembanggkan taekwondo Indonesia.
4. Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik taekwondo Indonesia.
5. Menjadi pembela kebenaran dan keadilan.
Berikut istilah-istilah yang terdapat dalam taekwondo:
1.    Sabeum = Instruktur
2.    Sabeum Nim = Instruktur Kepala
3.    Seonbae = Senior
4.    Hubae = Junior
5.    Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
6.    Muknyeom = Meditasi
7.    Dobok = Seragam Tae Kwon Do
8.    Ti = Sabuk Latihan
9.    Oen = Kiri
10.    Oreon = Kanan
11.    Joonbi = Siap
12.    Sijak = Mulai (Tanpa Komando(biasa dilakukan di poomse))
13.    Kalryeo = Stop
14.    Keysok = Lanjutkan
15.    Keuman = Selesai
16.    A Nee = Tidak
17.    Yee = Ya
18.    Eolgol = Sasaran atas
19.    Moumtong = Sasaran tengah
20.    Arae = Sasaran bawah
21.    Kyungrye = hormat
22.    Chariot = mempersiapkan diri
23.    Nici = sekian
24.    Belci ki manisi = tempat istirahat
25.    Menicip = pengawas taekwondo
26.    Dobeon = dua kali
27.    Sambeon = tiga kali
28.    Iljang = satu
29.    Ijang = dua
30.    Samjang = tiga
31.    Sahjang = empat
32.    Ohjang = lima
33.    Yukjang = enam
34.    Chiljang = tujuh
35.    Paljang = delapan
Berikut istilah-istilah pukulan, tendangan, dan tangkisan dalam taekwondo:
·       Yeop Jireugi = Pukulan Samping
·       Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
·       Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
·       Pyojeok Jireugi = Pukulan Dengan Sasaran
·       Momtong jireugi = pukulan mengarah ke tengah(pukulan mengarah ke ulu hati)
·       Are jireugi = pukulan ke bawah
·       Oreon jireugi = pukulan dengan tangan kanan yang dilakukan sambil menendang (ap chagi)
·       Eolgol jireugi = pukulan ke atas (pukulan mengarah ke kepala)
·       Ap Chagi = Tendangan Kedepan
·       Dollyo Chagi = Tendangan Melingkar Depan
·       Yeop Chagi = Tendangan Samping
·       Dwi Chagi = Tendangan Kebelakang
·       Twieo Dwi Chagi = Tendangan kebelakang Yang Dilakukan Sambil Melompat
·       Goley chagi = tendangan double
·       Sip chagi an chagi = tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
·       Eolgol ap chagi = tendangan mengarah ke atas (tendangan ke arah kepala)
·       Momtong ap chagi = tendangan mengarah ke tengah(mengarah ke perut)
·       Penriyti chagi = tendangan keliling
·       Aremaki = Tangkisan bawah
·       Elgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala
·       Bakat Momtong Bakat Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
·       Bakat Momtong An Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
·       An Maki = tangkisan darri arah luar.
·       Bina maki an maki = tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas.
·       Am palmok mongtong bakat maki = tangkisan ke arah lengan bawah
Berdasarkan uraian tersebut, maka taekwondo adalah seni bela diri Korea yang populer di Indonesia. Ekstrakurikuler taekwondo banyak berkembang di sekolah-sekolah. Pada dasarnya taekwondo merupakan seni bela diri. Taekwondo juga mengajarkan sikap saling menghormati, bertanggungjawab, dan dapat menjadi teladan untuk sesama. Maka, taekwondo adalah salah satu pilihan yang tepat untuk mengisi waktu luang siswa, sekaligus mengembangkan potensi serta sikap siswa khususnya dalam bidang bela diri.
Logo Taekwondo Indonesia


EmoticonEmoticon