Friday, 3 June 2016

Tari Kupu-Kupu



Tari Kupu-Kupu
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
Tari kupu-kupu atau tari kupu-kupu tarum adalah salah satu dari sekian banyak tarian yang berasal dari Bali. Keberadaan Bali dalam sisi seni budaya, keindahan alam dan religiusitasnya telah diakui dan dikenali oleh masyarakat Internasional. Maka tak heran jika banyak budayawan dan seniman Bali yang terkenal dalam pentas dunia seni internasional.
Menurut catatan sejarah tarian Bali, tari kupu-kupu diciptakan oleh I Wayan Beratha pada tahun 1960-an.  Beliau adalah seniman Tari Bali yang lahir pada tahun 1926, di Banjar Belaluan Denpasar. Kini ia menetap di Banjar Abian Kapas Kaja. I Wayan Beratha hidup dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga seniman Bali. Kakeknya, I Ketut Keneng (1841-1926) juga adalah seniman Bali yang besar pada zamannya. Kakeknya adalah seorang ahli karawitan dan pagambuhan. Karena kebesaran nama dan karyanya, hampir sebagian besar kehidupan Pekak (Kakek) Kenengnya diabdikan untuk keluarga Puri Denpasar, sebagai seniman kesayangan Raja I Gusti Agung Ngurah Denpasar hingga Perang Puputan Badung meletus tahun 1906. Maka pantaslah darah seniman besar mengalir dalam I Wayan Beratha dan menciptakan karya-karya besar bagi masyarakat Bali dan Indonesia.
Secara filosofis, tarian kupu-kupu adalah penggambaran keindahan, kedamaian, dan eksotisnya pulau Bali. Gerakan yang gemulai dengan komposisi gerak yang dinamis dan menawan, menjadikan tarian kupu-kupu sedikit berbeda dengan nuansa yang diciptakan oleh tarian Bali pada umumnya sehingga lebih terkesan nuansa damai saat menontonya. Serta perpaduan warna kostum antara kain berwarna gelap dan terang seperti biru, kuning emas, dan hijau tua serta mahkota yang berkilauan dengan pernak-pernik keemasan, menggambarkan keindahan dalam kontrasnya perbedaan. Seperti keindahan alam, kondisi sosial, ragam karya seni budaya serta keyakinan masyarakat Bali yang bersatu dalam keharmonisan gerak. Iringan musiknya pun, meski dengan alat yang sama yakni gamelan Bali, ada harmoni nada dengan birama yang lembut. Tidak menghentak-hentak seperti tari kecak.
Tarian kupu-kupu adalah jenis tarian grup putri yang dimainkan oleh lima orang perempuan atau lebih. Tarian ini menggambarkan kupu-kupu berwarna biru tua atau tarum yang sedang terbang dan hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya. Tari kupu-kupu mudah untuk dipelajari anak-anak. Anak-anak meniru gerakan tari kupu-kupu dengan melihat bagaimana kupu-kupu terbang dengan anggunnya, kupu-kupu diam dengan hanya mengepakan sayap, mengisap madu, makan, menggerakan sungut dan masih banyak lagi yang dapat anak-anak tiru.
Busana tari sebaiknya disesuaikan dengan bentuk tariannya, misalnya tata busana untuk tari Kupu-Kupu harus menyerupai kupu-kupu. Selain itu, busana tari juga harus enak dipandang dan tidak mengganggu gerak penari. Busana untuk tari kupu-kupu yang biasa digunakan, diantaranya:
    1.      Mahkota yaitu melambangkan keanggunan.
    2.      Kace yaitu melambangkan keindahan.
    3.      Klat bahu sebagai hiasan.
    4.      Cakep sebagai hiasan
    5.      Jarit.
    6.      Kemben.
    7.      Batik berwarna, misalnya warna hijau.
    8.      Sampur berwarna, misalnya warna merah dan kuning.
    9.      Centing
   10.     Hiasan sayap kupu kupu.
Properti dapat terbuat dari kain, kayu, besi, plastik, tembaga, atau kulit. Pada umumnya untuk tari kupu-kupu sendiri menggunakan properti yang terbuat dari kain. Properti ada juga yang merupakan bagian dari busana dan asesoris, seperti selendang, panah, keris. yang digunakan untuk tari kupu-kupu.
Kita perlu memahami pembatasan kelas dan usia anak. Ini sangat perlu diketahui. Untuk memberikan materi kelas I s/d III kita dapat menerapkan sistem pelajaran imitasi (menirukan) gerak bebas dengan mengutamakan ketepatan irama. Baru kemudian menirukan gerak dengan ketepatan gerak. Dan terakhir adalah improvisasi secara bebas untuk anak kelas IV s/d VI. Gerakan yang bisa kita ajarkan kepada anak SD antara lain:

    1.      Gerakan kupu-kupu terbang di tempat (4x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    2.      Gerakan kupu-kupu terbang berputar (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    3.      Gerakan loncat (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    4.      Gerakan terbang (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    5.      Gerakan buka tutup sayap (2x8 hitungan) kanan kiri

tari kupu-kupu

    6.      Gerakan kibasan (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    7.      Gerakan ayunan (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu

    8.      Gerakan tolehan kanan kiri (2x8 hitungan)

tari kupu-kupu


2 comments

bagus artikelnya, berhubung dirumah ada adek kecil, cocok buat referensi biar bsa nari kyk gini

terima kasih atas kunjungan dan dukungannya ^-^ setiap harinya ada artikel baru seputar pendidikan, mampir-mampir lagi ya


EmoticonEmoticon