Tuesday, 17 January 2017

Media Pembelajaran Buku Pop Up



Media Pembelajaran Buku Pop Up
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Buku pop up adalah buku yang memiliki bagian yang dapat bergerak atau berunsur 3 dimensi. Dengan kata lain, buku pop up digunakan untuk mengemas sesuatu dengan menarik dan tampak timbul. Untuk itu, tampilan gambar yang terlihat lebih memiliki dimensi dan gambar yang dapat bergerak ketika halamannya dibuka atau bagiannya digeser hingga bagian yang dapat berubah bentuk. Buku pop up dapat memberikan kejutan dalam setiap halamannya yang dapat mengundang ketakjuban ketika setiap halamannya dibuka. Umumnya, buku pop up dimanfaatkan sebagai hadiah ulang tahun, ucapan selamat, atau sebagai buku kenangan.
Kini variasi buku pop up semakin berkembang untuk berbagai keperluan, salah satunya digunakan untuk media pembelajaran. Buku pop up masih jarang difungsikan sebagai media pembelajaran. Hal ini disebabkan informasi mengenai buku pop up belum populer bagi masyarakat awam. Selain itu, pembuatan buku pop up terbilang masih jarang dan rumit. Terlepas dari semua hal tersebut, buku pop up memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai media pembelajaran meningat keunggulan buku pop up itu sendiri. Keunggulan buku pop up, diantaranya:
1. Bentuknya praktis, dapat diatur dan berdimensi.
2. Mencakup banyak objek dalam satu buku.
3. Terdapat kejutan pada saat setiap membuka halaman buku.
4. Menarik perhatian dan memiliki warna menarik.
5. Mempermudah pemahaman materi.
Buku pop dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk berbagai mata pelajaran. Saat ini yang paling populer digunakan dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya buku cerita anak. Berikut contoh buku pop up cerita anak:

Untuk saat ini masih sangat jarang sekali ditemukan buku pop up sebagai media pembelajaran untuk mata pelajaran lainnya. Padahal buku pop up dapat digunakan pada berbagai mata pelajaran, misalnya mata pelajaran ilmu pengetahuan alam, seperti konsep pencernaan, pernafasan, hewan, tumbuhan, dan lain sebagainya. Mata pelajaran matematika, seperti konsep bilangan, operasi bilangan, dan lain sebagainya. Mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, seperti penggambaran berbagai cabang olahraga yang dipelajari dan bahkan pada mata pelajaran Seni Rupa dan Prakarya, siswa dapat diajak untuk membuat buku pop up sederhana karya sendiri. Dengan demikian, harapannya ke depan, buku pop up dapat lebih dimanfaatkan bagi inovasi media pembelajaran sebagai solusi belajar yang menarik bagi anak.


EmoticonEmoticon