Monday, 11 July 2016

Menggambar Perspektif



Menggambar Perspektif
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Perspektif berasal dari kata bahasa Inggris “to spect” yang berarti memandang dan mengawasi. Dalam bahasa Itali disebut “prospettiva” yang berarti gambar pandangan. Dengan kata lain, gambar perspektif adalah gambar sesuai dengan pandangan mata. Jadi, menggambar perspektif adalah menggambar suatu bentuk sesuai dengan pandangan sebenernya, sehingga gambar benda-benda jauh tampak semakin kecil. Hal ini dimaksudkan agar gambar terlihat seperti kenyataannya.
Secara teknis, gambar perspektif berasal dari titik hilang. Setiap gambar perspektif paling dapat memiliki satu, dua, sampai tiga titik hilang. Jumlah titik hilang yang digunakan dapat merubah karakteristik dari gambar perspektif yang digambar.
Perspektif satu titik hilang berarti gambar perspektif yang terjadi saat sebuah obyek dilihat dengan garis pusat pandangan tegak lurus terhadap salah satu permukaannya. Perspektif dengan satu titik hilang digunakan untuk menggambar obyek yang terletak relatif dekat dengan mata. Karena letak obyek yang cukup dekat, maka mata memiliki sudut pandang yang sempit, sehingga garis-garis batas benda akan menuju satu titik lenyap saja. Gambar tersebut sering disebut dengan paralel perspektif sebab banyak menggunakan garis-garis bantu yang sejajar horison dan vertikal. Penerapan gambar ini banyak digunakan pada gambar rancang bangun dan desain interior.
 Gambar perspektif dengan satu titik hilang
Perspektif dua titik hilang menggambar obyek dengan menggunakan dua titik hilang yang terletak berjauhan di sebelah kanan dan kiri pada garis cakrawala. Perspektif dengan dua titik hilang digunakan untuk menggambar perspektif obyek yang memiliki kelompok garis horison yang tidak sejajar dengan bidang gambar. Dengan kata lain, kelompok garis horison tersebut selalu membentuk sudut dengan bidang gambar. Gambar perspektif dengan dua titik hilang biasanya digunakan untuk menggambar ruang luar eksterior suatu bangunan. Gambar perspektif dua titik hilang merupakan gambar perspektif yang paling mudah dan banyak digunakan. Hal ini karena hasilnya cenderung tidak statis dan tidak simetris sehingga lebih wajar dilihat.
 Gambar perspektif dengan dua titik hilang
Gambar perspektif tiga titik hilang pada dasarnya menggunakan sudut pandang rendah. Teknik ini merupakan bentuk yang paling kompleks dari gambar perspektif. Perspektif dengan tiga titik hilang menggunakan tiga garis ortogonal untuk menarik setiap obyek. Teknik ini paling sering digunakan untuk menggambar bangunan dilihat dari tingkat mata rendah atau tinggi.
 Gambar perspektif dengan tiga titik hilang
Terdapat tiga posisi sudut pandang dalam menggambar perspektif, diantaranya:
1. Sudut pandang tinggi
Sudut pandang tinggi yakni posisi melihat dari tempat yang lebih tinggi dari obyek. Jadi, letak garis horison berada pada garis itu, bisa dibagian kiri, tengah, kanan, atau bahkan diletakan di luar bidang gambar. Setiap objek yang digambar, garisnya berasal dari titik hilang.
 Gambar perspektif dengan sudut pandang tinggi
2. Sudut pandang normal
Sudut pandang normal yakni posisi melihat dari tempat yang sejajar. Dengan demikian bagian atas dan bagian bawahnya terlihat seimbang. Letak garis horison tepat berada di tengah-tengah bidang dan titik hilang bisa diletakan dimana saja pada garis tersebut. Semua obyek yang digambar garisnya berasal dari satu titik hilang.
 Gambar perspektif dengan sudut pandang normal
3. Sudut pandang rendah
Sudut pandang rendah yakni posisi melihat dari tempat yang lebih rendah dari obyek. Pada sudut pandang ini seolah-olah mata kita melihat dalam posisi tiarap dan melihat ke depan sehingga penampakan obyek bagian atas akan lebih dominan. Letak garis horison terdapat di bagian bawah dan letak titik hilang terletak pada garis horison. Titik hilang ini dijadikan pusat untuk menarik garis dalam menggambarkan setiap obyek benda.
 Gambar perspektif dengan sudut pandang rendah
Terkadang kita menemui gambar perspektif yang tidak seimbang atau beberapa furniturnya terpotong. Permasalahan ini dapat diatasi dengan cara kedudukan pengamat dimundurkan lebih jauh dari bidang gambar sehingga seluruh bagian obyek dapat terjangkau oleh sudut pandang pengamat. Selain itu, garis horison dapat diturunkan atau dinaikkan sehingga bagian objek dapat terjangkau oleh sudut pandang pengamat.


EmoticonEmoticon