Tuesday, 17 January 2017

Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Sekolah Dasar



Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Sekolah Dasar
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
lembar kerja siswa (LKS) untuk sekolah dasar

Lembar kerja siswa atau lebih dikenal dengan istilah LKS adalah lembaran-lembaran yang berisi pedoman bagi siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara mandiri. LKS biasanya berupa petunjuk kegiatan yang mencerminkan keterampilan proses. Untuk itu, LKS bukan hanya sekedar soal, melainkan suatu permasalahan yang harus dikaji oleh siswa dengan mengikuti langkah-langkah yang dipandu menggunakan LKS tersebut. Soal hanyalah bagian dari LKS. Selengkapnya LKS terdiri atas: (1) identitas LKS meliputi judul, mata pelajaran atau tema, semester, dan tempat, (2) petunjuk belajar, (3) kompetensi yang akan dicapai, (4) indikator, (5) informasi penting atau uraian inti materi, (6) tugas-tugas dan langkah kerja, serta (7) soal. Dengan kata lain, LKS harus mencakup kesemua hal tersebut.
 Penggunaan media LKS ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam proses pembelajaran. Fungsi dari penggunaan media LKS, diantaranya:
1. Pedoman guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran.
2. Alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.
3. Mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar.
4. Mempertinggi mutu pembelajaran.
5. Membantu siswa untuk menambah informasi tentang konsep yang dipelajari melalui kegiatan belajar sistematis.
Siswa sekolah dasar (SD) cenderung sulit mempelajari hal-hal yang bersifat abstrak. Konsep merupakan salah satu hal yang dipelajari di SD, sedangkan konsep itu sendiri bersifat abstrak. Untuk itu, pembelajaran di SD perlu diarahkan ke arah kegiatan yang bersifat konkret agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai. Maka dari itu, pembuatan LKS untuk SD yang notabene sebagai pedoman pembelajaran, mutlak harus menjadi perhatian. Berikut aspek-aspek yang harus diperhatikan pada LKS SD, antara lain:
1. Pendekatan penulisan berkaitan dengan penekanan keterampilan proses, hubungan ilmu pengetahuan dengan kehidupan, dan kemampuan mengajak siswa aktif dalam pembelajaran.
2. Kebenaran konsep menyangkut kesesuaian antara konsep yang dijabarkan dalam LKS dengan pendapat ahli dan kebenaran materi setiap materi pokok.
3. Kedalaman konsep terdiri dari muatan latar belakang konsep, hukum, dan kedalaman materi sesuai dengan kompetensi siswa berdasarkan kurikulum.
4. Keluasan konsep terdiri dari kesesuaian konsep dengan materi pokok dalam kurikulum, hubungan konsep dengan kehidupan sehari-hari, dan informasi yang sesuai.
5. Kejelasan kalimat berhubungan dengan penggunaan kalimat yang tidak menimbulkan makna ganda serta mudah dipahami.
6. Kebahasaan, yakni penggunaan bahasa Indonesia yang baku dan mampu mengajak siswa interaktif.
7. Kegiatan siswa yang disusun dapat memberikan pengalaman langsung, mendorong siswa menyimpulkan konsep atau fakta dan tingkat kesesuaian kegiatan siswa dengan materi pokok kurikulum.
8. Keterlaksanaan meliputi kesesuaian materi pokok dengan alokasi waktu.
9. Evaluasi belajar yang disusun dapat mengukur kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor secara mendalam.
10. Penampilan fisik, yaitu desain yang meliputi konsistensi, format, organisasi, daya tarik LKS, kejelasan tulisan dan gambar, sehingga dapat mendorong motivasi belajar siswa.
Berikut langkah-langkah penyusunan LKS untuk SD, antara lain:
1. Analasis kurikulum
Hal ini dimaksudkan untuk menentukan materi-materi mana yang akan memerlukan LKS.
2. Menyusun peta kebutuhan LKS
Peta kebutuhan LKS diperlukan guna mengetahui jumlah LKS dan urutan LKS yang harus dibuat.
3. Menentukan judul-judul LKS
Judul LKS ditentukan atas dasar kompetensi dasar (KD) dan materi pokok yang terdapat dalam kurikulum.
4. Penulisan LKS
Penulisan LKS meliputi perumusan KD, penyusunan materi, dan penentuan alat penilaian.
Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS merupakan lembaran yang berisi pedoman bagi siswa dalam proses pembelajaran. Guru SD harus mampu menyusun LKS sesuai dengan kebutuhan kurikulum. Selain itu, LKS yang dibuat harus sesuai dengan standar dan yang terpenting LKS tersebut mudah digunakan serta difahami oleh siswa SD.


EmoticonEmoticon