Tuesday, 17 January 2017

Poin Inti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah



Poin Inti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 24 Tahun 2016
Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 
Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia nomor 24 tahun 2016

Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 disusun berdasarkan perkembangan dan kebutuhan pendidikan saat ini berkaitan dengan perbaikan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang mengakomodasikan prinsip-prinsip untuk memperkuat proses pembelajaran. Peraturan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Juni 2016 dan berlaku sejak 29 Juni 2016. Landasan hukum Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016, diantaranya:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
4. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019.
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015-2019.
Pada Pasal 1 menjelaskan bahwa kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan menengah mencakup Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). Selanjutnya kurikulum 2013 pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah terdiri atas (1) kerangka dasar kurikulum dan (2) struktur kurikulum. Pelaksanaan pembelajaran pada SD/MI dilakukan dengan pendekatan pembelajaran tematik-terpadu, kecuali untuk mata pelajaran Matematika dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri untuk kelas IV, V, dan VI. Pelaksanaan pembelajaran pada SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK dilakukan dengan pendekatan pembelajaran sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.
Pada pasal 2 menjelaskan bahwa kompetensi inti pada kurikulum 2013 merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap tingkatan kelas sedangkan kompetensi dasar merupakan kemampuan dan materi pembelajaran minimal yang harus dicapai peserta didik untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan yang mengacu pada kompetensi inti. Kompetensi inti terdiri dari (1) kompetensi inti sikap spiritual, (2) kompetensi inti sikap sosial, (3) kompetensi inti pengetahuan, dan (4) kompetensi inti keterampilan. Kompetensi inti dan kompetensi dasar digunakan sebagai dasar untuk perubahan buku teks pelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik garis besar bahwa Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 menegaskan implementasi kurikulum 2013 pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta penjelasan mengenai kompetensi inti dan kompetensi dasar. Terdapat satu hal yang mencolok pada pasal 1 bahwa pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 pada jenjang SD/MI dilaksanakan menggunakan pendekatan tematik-terpadu kecuali untuk mata pelajaran Matematika dan PJOK sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri untuk kelas IV, V, dan VI.


EmoticonEmoticon