Monday, 16 January 2017

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar



Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar

Menurut Hernawan, A.H. dkk. (2007, hlm. 3) pembelajaran pada hakikatnya adalah “proses transaksional antara guru dan siswa dimana dalam proses tersebut bersifat timbal balik, proses transaksional juga terjadi antar siswa dengan siswa”.  “Pengajaran bahasa Indonesia adalah proses mengajar atau mengajarkan bahasa Indonesia” (Indihadi, D. dkk. 2009, hlm. 174). Berdasarkan pendapat tersebut, pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar merupakan proses mengajarkan bahasa Indonesia, dimana dalam prosesnya terdapat hubungan timbal balik antara guru dengan siswa, maupun siswa dengan siswa. Mata pelajaran bahasa Indonesia telah diajarkan dijenjang Sekolah Dasar. Karena mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran penting, dimana bahasa pengantar pembelajaran pun menggunakan bahasa Indonesia. Sehingga untuk keperluan komunikasi, pembelajaran bahasa Indonesia perlu dikuasai oleh siswa. Hal tersebut sesuai dengan yang ditetapkan Diknas dalam Resmini, N. dkk. (2009, hlm. 29) “pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SD diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesusastraan”.
Indihadi, D. dkk. (2009, hlm. 174) mengemukakan bahwa, “pembelajaran bahasa Indonesia yang dilaksanakan di Sekolah Dasar adalah mengajarkan bahasa Indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara”. Sehingga pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar menekankan pada kemampuan siswa berkomunikasi dan memahami serta mampu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, siswa perlu ditunjang oleh pengetahuan-pengetahuan tentang keterampilan berbahasa Indonesia serta kemampuan memahami makna bahasa Indonesia. Salah satu cara untuk melatih pemahaman bahasa Indonesia, guru dapat melatih siswa dengan kegiatan membaca, dimana siswa dituntut memahami makna berisi teks bacaan bahasa Indonesia. Sehingga bahasa Indonesia juga merupakan sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengembangan intelektual. Hal ini didukung dengan uraian Depdiknas dalam Indihadi, D. dkk. (2009, hlm. 174) bahwa, selain untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa, ada fungsi lain, antara lain:
1) sarana pembinaan dan kesatuan bangsa.
2) sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya.
3) sarana peningkatan pengetahuan dan pengemangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
4) sarana penyebarluasan pemakaian bahasa indonesia yang baik untuk keperluan menyangkut berbagai masalah.
5) sarana pengembangan kemampuan intelektual (penalaran).
Pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar mengacu pada tujuan yang telah ditetapkan oleh Diknas dalam Resmini, N. dkk. (2009, hlm. 28) yaitu:
a) siswa mampu berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulisan.
b) siswa mampu menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.
c) siswa mampu memahami bahasa Indonesia dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan.
d) siswa mampu menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial.
e) siswa mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperluas budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
f) siswa mampu meghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

Referensi
Hernawan, A.H. dkk. (2007). Belajar dan pembelajaran di Sekolah Dasar. Bandung: UPI PRESS.
Indihadi, D. dkk. (2009). Pembinaan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Bandung: UPI PRESS.
Resmini, N. dkk. (2009). Pembinaan dan pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Bandung: UPI PRESS.




EmoticonEmoticon