Monday, 16 January 2017

Membaca



Membaca
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
membaca
Membaca adalah interaktif. Keterlibatan pembaca dengan teks tergantung pada konteks. Orang yang senang membaca suatu teks yang bermanfaat, akan menemui beberapa tujuan yang ingin dicapainya, teks yang dibaca seseorang harus mudah dipahami sehingga ada interaksi antara pembaca dengan teks.
Membaca juga merupakan suatu strategi. “Pembaca yang efektif menggunakan berbagai strategi membaca yang sesuai dengan teks dan konteks dalam rangka mengonstruksi makna ketika membaca. Strategi ini bervariasi sesuai dengan jenis teks dan tujuan membaca”. (Rahim, 2007, hlm. 3). Selain itu, Klein (dalam Rahim, 2007, hlm. 3) mengemukakan bahwa definisi membaca mencakup (1) membaca merupakan suatu proses, (2) membaca adalah strategis, dan (3) membaca merupakan interaktif. 
Menurut Gibbson (dalam Resmini dan Hartati, 2006, hlm. 107) “membaca sebagai proses interaksi yang menyangkut sebuah interaksi antatra teks dengan pembaca. Pembaca yang telah lancar pada umumnya meramalkan apa yang dibacanya”. Pengertian tersebut sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh Wilson dan Perter (dalam Resmini dan Hartati, 2006, hlm. 107) bahwa “membaca merupakan suatu proses menyusun makna melalui interaksi dinamis di antara pengetahuan pembaca yang telah ada, informasi yang dinyatakan oleh bahasa tulis, dan konteks situasi pembaca”.
Sedangkan menurut Tampubolon (1998, hlm. 62-63) mengemukakan bahwa “ membaca pada hakikatnya  adalah kegiatan fisik, karena melibatkan bagian-bagian pikiran anggota tubuh khususnya mata ketika mengikuti rangkaian tulisan.” Membaca adalah bagian dari keterampilan berbahasa diantaranya yaitu membaca, menulis, menyimak, dan berbicara, itu semua suatu aspek satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.
Setiap membaca memiliki tujuan dan maksud tertentu. Tujuan utama membaca adalah untuk mencari, serta memperoleh informasi, mencakup isi, memahami makna bacaan. Adapun tujuan membaca menurut para ahli (Cahyani & Hodijah, 2007,  hlm. 99) sebagai berikut:
(a) Membaca untuk menemukan atau mengetahui penemuan-penemuan yang telah dilakukan oleh sang tokoh. (b) Membaca untuk mengetahui mengapa hal itu merupakan topik yang baik dan menarik. (c) Membaca untuk menemukan atau mengetahui apa yang terjadi pada setiap bagian cerita. (d) Membaca  untuk menemukan serta mengetahui apa-apa yang tidak biasa. (e) Membaca untuk menemukan bagaimana caranya sang tokoh berubah.
Berdasarkan tujuan yang telah dikemukakan oleh para ahli, tujuan membaca pada intinya adalah untuk mengetahui jawaban dari apa yang telah kita baca. Selain menurut para ahli adapun tujuan membaca menurut Blanton, dkk. (dalam Rahim 2007, hlm. 11) sebagai berikut:
(1) Kesenangan. (2) Menyempurnakan membaca nyaring. (3) Menggunakan strategi tertentu. (4) Memperbaharui pengetahuannya tentang suatu topik. (5) Mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah diketahuinya. (6) Memperoleh informasi untuk laporan lisan atau tertulis. (7) Menginformasikan atau menolak prediksi. (8) Menampilkan suatu eksperimen atau mengaplikasikan informasi yang diperoleh dari suatu teks dalam beberapa cara lain dan mempelajari tentang struktur teks. (9) Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang spesifik.

Beberapa tujuan yang telah dipaparkan, membaca juga bermanfaat bagi kita yang membacanya. Karena dengan membaca kita dapat belajar dari pengalaman orang lain. dan menambah pengetahuan dan wawasan untuk bekal hidup dimasa yang akan datang. Dengan demikian jika seseorang ingin membaca hendaknya menentukan terlebih dahulu tujuan membacanya, sehingga pembaca akan lebih memahami isi bacaan yang dibacanya.
Proses membaca menurut Burns (dalam Rahim 2007, hlm. 12) terdiri atas sembilan aspek, yaitu:
a)    Sensori.
b)   Perseptual.
c)    Urutan.
d)   Pengalaman.
e)    Pikiran.
f)    Pembelajaran.
g)   Asosiasi.
h)   Sikap.
i)     Gagasan.
Berdasarkan tahapan dalam proses membaca, maka proses membaca dimulai dengan penggunaan sensori visual atau penglihatan untuk mampu melihat simbol-simbol huruf atau kata untuk menafsirkan isi yang dibaca. Setelah melihat simbol-simbol berupa huruf atau kata, maka siswa akan mulai memberikan persepsinya mengenai arti dari kata tersebut.  Dan siswa mampu membaca melalui urutan dari kiri ke kanan agar proses membaca dapat dipahami oleh siswa.
Membaca tentunya bukan suatu kegiatan yang sia-sia, karena dengan membaca seseorang akan memperoleh banyak manfaat. Menjurut Hernowo (2005, hlm. 33) menyebutkan “manfaat khusus dari kegiatan membaca adalah bahwa orang yang rajin membaca buku dapat terhindar dari kerusakan jaringan otak di masa tua”. Bahkan, secara tegas, peneliti itu menyatakan bahwa membaca buku dapat membantu seseorang untuk menumbuhkan saraf-saraf baru di otak.
Beberapa manfaat membaca, menurut Ayan (dalam Hernowo, 2005, hlm. 36) yang berdampak bagi perkembangan kecerdasan diantaranya adalah sebagai berikut :
a.    Membaca menambah kosakata dan pengetahuan akan tata bahasa dan sintaksis.
b.    Membaca memicu imajinasi.
c.    Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
d.   Dengan sering membaca seseorang dapat mengembangkan dan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
e.    Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berfikir.
f.     Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
g.    Dengan sering membaca, seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana.
h.    Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk mendapat dan merespon ilmu pengetahuan.
i.      Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktu agar tidak sia-sia.
Berdasarkan hal tersebut, dapat diketahui bahwa membaca itu ternyata memiliki banyak manfaat bagi orang yang membacanya. Untuk itu kita harus menerapkan kegiatan membaca sebagai suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
Menurut Wibowo (2014, hlm. 31) terdapat beberapa fungsi dalam membaca di antaranya:
1)   Fungsi intelektual
2)   Fungsi Pemacu Kreatifitas
3)   Fungsi Praktis
4)   Fungsi Religious
5)   Fungsi Informatif
6)   Fungsi Rekreatif
7)   Fungsi Sosial
8)   Fungsi Pembunuh Sepi

Banyak membaca manusia dapat meningkatkan kadar intelektualitas untuk membina daya nalarnya. membaca juga dapat mendorong, menggerakkan diri untuk berkarya yang didukung oleh keluasan wawasan dan pemilihan kosa kata. Kegiatan membaca dilaksanakan untuk memperoleh pengetahuan praktis dalam kehidupan. Membaca juga dapat digunakan untuk membina dan meningkatkan keimanan, memperluas budi, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Membaca juga mempunyai fungsi social yang tinggi manakala dilaksanakan secara lisan dengan demikian kegiatan membaca tersebut langsung dapat dimanfaatkan oleh orang lain mengarahkan sikap berucap, berbuat dan berpikir.
Jenis-jenis membaca menurut Tarigan (2008, hlm. 14) dapat dilihat pada bagan sebagai berikut:
Gambar Jenis-jenis Membaca
Berdasarkan gambar diatas mengenai jenis-jenis membaca, dapat dijelaskan bahwa ada dua jenis membaca yaitu membaca nyaring dan membaca dalam hati. Membaca dalam hati terbagi menjadi dua jenis yaitu membaca ekstensif. Membaca ekstensif meliputi membaca survei, membaca sekilas, membaca dangkal. Membaca intensif meliputi membaca telaah isi dan telaah bahasa. Membaca telaah isi terbagi atas membaca teliti, membaca pemahaman, membaca kritis, dan membaca ide. Membaca telaah bahasa mencakup membaca bahasa dan membaca sastra.

Referensi
Cahyani, I. & Hodijah. (2007). Kemampuan berbahasa Indonesia di sekolah dasar. Bandung : UPI Press.
Hernowo. (2005). Quantum Reading. Bandung: MLC.
Rahim, F. (2007). Pengajaran membaca di sekolah dasar. Jakarta. PT Bumi Aksara.
Resmini & Hartati. (2006). Kapita selekta bahasa indonesia. Bandung. UPI PRESS.
Tampubolon. (1998). Mengembangkan minat dan kebiasaan membaca pada anak. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. (2008) Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.
Wibowo, D.C.  (2014) Tujuan Membaca dan fungsi membaca. [Online]. Diakses dari: http://dwicahyadiwibowo.blogspot.com/2014/04/tujuan-membaca-fungsi-membaca-dan.html.


EmoticonEmoticon