Tuesday, 17 January 2017

Piket Kelas



Piket Kelas
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Penanaman rasa peduli tentang kebersihan sejak dini perlu ditanamkan. Penanaman sikap ini secara sederhana dapat dilakukan melalui optimalisasi fungsi piket kelas dalam institusi pendidikan formal. Sejatinya sekolah merupakan sarana latihan bagi siswa sebelum terjun langsung di masyarakat. Untuk itu, pemberlakuan piket kelas sebagai upaya penanaman sikap peduli tentang kebersihan perlu dijadikan fokus perhatian. Sehingga siswa terbiasa hidup bersih yang pada akhirnya siswa membawa kebiasaan tersebut ke lingkungan masing-masing.
Piket kelas adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh siswa untuk membersihkan dan merapihkan tempat belajar mereka, yakni kelas mereka sendiri. Piket kelas biasanya dibentuk oleh masing-masing anggota kelasnya. Piket kelas terjadwal dan tersusun secara rapi. Piket dilakukan sebelum dan setelah kegiatan belajar mengajar berlangsung. Piket ini terbagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan hari aktif kegiatan belajar mengajar. Daftar nama pembagian piket biasanya terpampang di dinding kelas dan dihias sedemikian rupa agar menarik, contohnya seperti berikut:



Siswa perlu dilibatkan dalam kegiatan kebersihan sekolah, khususnya dalam lingkup kecil, yakni kelas. Melalui piket kelas, siswa akan belajar mengenai tanggung jawab, disiplin, dan peduli. Keterlibatan siswa dalam kegiatan kebersihan bertujuan untuk membiasakan diri bertanggung jawab membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan ini akan membekas setelah mengalami proses internalisasi secara intensif melalui piket kelas yang dilaksanakan setiap minggu secara bergiliran.
Kegiatan piket kelas akan membuat siswa semakin akrab dan kompak dengan teman-temannya. Piket kelas dapat membantu siswa untuk saling mengenal satu sama lain. Di samping itu, siswa juga belajar membiasakan diri dengan aktivitas menyapu dan mengepel. Mungkin saja ada siswa yang bahkan belum pernah menyapu dan mengepel di rumahnya. Maka, piket kelas akan menjadi pengalaman pertama dan berharga bagi siswa.
Piket kelas yang dilakukan oleh siswa harus mendapat pengawasan dan perhatian dari pihak sekolah. Artinya, siswa tidak dibiarkan merawat dan menjaga kebersihan kelas tanpa adanya kontrol dari pihak sekolah. Pemeriksaan secara berkala harus tetap dilakukan oleh petugas kebersihan.
Harapan ke depan hal-hal sederhana seperti piket kelas ini dapat lebih diperhatikan dalam kurikulum pendidikan Indonesia dan dapat dibakukan secara nasional dalam kurikulum. Hal sederhana seperti piket kelas jika dimaknai secara mendalam akan memberikan efek yang besar, dalam hal ini penanaman rasa peduli akan kebersihan yang kini sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia.



EmoticonEmoticon