Tuesday, 17 January 2017

Media Sempoa


Media Sempoa
 Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Sempoa adalah sebuah alat hitung sederhana yang pada mulanya terbuat dari kayu atau pada saat ini banyak yang terbuat dari plastik. Sempoa dapat digunakan untuk menghitung meliputi, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan cara menggeser atau memindahkan manik-manik pada sebuah batang. Pada saat ini, sempoa berbentuk cukup kecil dengan bingkai berbentuk segi empat panjang dan dapat digunakan dengan mudah untuk menggeser manik-manik dengan menggunakan jari tangan. Pada sempoa terdapat beberapa deret batang dimana manik-manik bergeser ke atas dan ke bawah. Setiap batang manik-manik mewakili bilangan yakni dari bilangan satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya.
Sempoa berasal dari bahasa Yunani kuno abax yang berarti debu. Sempoa ini pertama kali dimiliki oleh suku Babilonia dalam bentuk sebilah papan yang ditaburi pasir. Di atas papan menorehkan berbagai bentuk huruf ataupun simbol. Maka dari itu, “sempoa tersebut dulu disebut dengan abacus yang artinya menghapus debu” (Tim Harmoni, 2009).
Pada mulanya sempoa menggunakan sistem “dua lima” yakni model sempoa dengan dua biji sempoa yang berada di atas dan lima biji sempoa yang berada di bawah. Kemudian pada tahun 1976 dikembangkan oleh Chen Shi Chung seorang pemikir sekaligus pakar dari Taiwan, sistem sempoa “satu empat” yaitu model sempoa dengan satu biji sempoa yang berada di atas dan empat biji sempoa yang berada di bawah.
Abacus atau sempoa sekarang ini semakin berkembang sejak zaman romawi karena papan-papannya dibuat berlekak-lekuk cekung untuk mempermudah saat manik-manik tersebut digerakan saat proses menghitung.
Abacus yang memiliki dua manik di bagian atas merupakan abacus dari Cina atau sering disebut dengan istilah hsuan pan yang berarti nampan penghitung. Sedangkan abacus yang memiliki satu manik di atas adalah manik dari Jepang.
Saat ini abacus tersebut telah berubah menjadi alat hitung yang dulu permukaannya dari pasir sekarang telah berganti menjadi papan berbentuk persegi panjang yang dibingkai di dalamnya terdapat batang-batang yang berisikan manik-manik. Di bagian atas batang terdapat satu dan ada yang dua manik lalu diberi sekat pada bawahnya dan di bawah sekat tersebut terdapat empat manik-manik. Setiap manik tersebut terdapat nilai yang berbeda-beda.
Berikut manfaat dari menggunakan media sempoa, antara lain:
1. Mengoptimalkan fungsi otak karena di saat anak menggunakan sempoa, anak akan berkonsentrasi dalam berhitung. Secara tidak langsung pikiran akan bekerja. Selain itu, anak juga akan menggunakan imajinasi serta logikanya untuk menghitung hasil operasi matematika yang nantinya akan ditunjukkan dalam bentuk manik-manik sehingga pemikiran imajinatif anak akan bekerja.
2. Melatih daya imajinasi, kreativitas, logika, sistematika berpikir, dan konsentrasi.
3. Meningkatkan kecepatan, ketepatan, ketelitian dalam berfikir.
4. Menjadi lebih sensitif terhadap aransemen spasial akibat pengaruh dari membayangkan sempoa dalam pikiran anak. Jika seorang anak terbisa untuk membayangkan hitungan matematika lewat pikiran maka proses berpikir anak tersebut akan mudah dalam membayangkan sesuatu yang bersifat abstrak.
5. Untuk anak-anak yang lalai menghafal, penggunaan sempoa sangat membantu.
Berikut merupakan bentuk dan bagian-bagian dari sempoa

media sempoa
 
Keterangan:
1. Bingkai pada sisi luar yang memegang batang peluncur.
2. Pembatas yang membagi setiap batang menjadi dua bagian, atas dan bawah dimana tempat manik-manik akan dibaca berupa angka.
3. Batang peluncur tempat bergesernya manik-manik.
4. Manik-manik mewakili bilangan, dimana setiap batang berisi lima buah manik. Bagian atas terdapat satu manik yang bernilai lima dan bagian manah terdapat empat manik yang bernilai satu.
Di saat kita sedang menggunakan sempoa, semua manik-manik harus berada pada posisi nol yakni semua manik-manik berada pada tepi bingkai atas untuk manik atas dan berada di tepi bingkai bawah untuk manik bawah. Setiap deret manik memiliki nilai yang berbeda-beda. Cara membaca manik tersebut dari kanan ke kiri yakni satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya.


Berikut cara berhitung menggunakan sempoa:
1. Penjumlahan dalam sempoa
Kita harus membuat kesepakatan penggunaan istilah dalam mempelajari sempoa dimana manik-manik bawah yang bernilai satu kita sebut dengan manik-1 dan manik yang bernilai lima kita sebut dengan manik-5. Dalam menggeser manik-manik kita dapat menggunakan ibu jari, jari telunjuk, atau jari tengah.
Penjumlahan dengan menggunakan sempoa, hanya dengan menambah manik-manik seperti contoh pada soal 215 + 1 =......
media sempoa
Dimana kita menurunkan satu manik-5 dan menaikkan satu manik-1, satu manik-10, dan dua manik-100, sehingga hasil dari penghitungan sempoa adalah 216.
2. Pengurangan dalam sempoa
Pada pengurangan sempoa, kita hanya mengurangi manik-manik yang sudah disusun. Misalnya kita akan mencari hasil dari 216-114=......
media sempoa
Sehingga manik yang tersisa setelah dikurangi 114 adalah satu manik-100 dan dua manik-1 sehingga hasil dari perhitungan sempoa adalah 102.
3. Perkalian dalam sempoa
Perkalian pada sempoa sama dengan perkalian biasa, dimana pengalinya dimulai dengan bilangan satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya. Caranya susun bilangan yang dikalikan pada bagian kiri, bilangan pengali pada bagian tengah dan hasil perkalian pada bagian kanan. Misalnya 27 x 3 =......
media sempoa
Susun bilangan yang dikalikan pada bagian kiri (27) dan susun bilangan pengali pada bagian tengah (3).
media sempoa
Kalikan bilangan satuan yang dikalikan dengan bilangan pengali yakni 7 x 3 = 21. Susun bilangan hasil perkalian pada bagian kanan. Setelah itu kalikan bilangan puluhan yang dikalikan dengan bilangan pengali yakni 20 x 3 = 60
media sempoa
Jumlahkan hasil perkalian dengan hasil perkalian sebelumnya 21 + 60 = 81 sehingga didapat:
media sempoa
4. Pembagian dalam sempoa
Pembagian menggunakan sempoa sama dengan pembagian bersusun biasa. Caranya, susun bilangan yang dibagi pada bagian kanan, bilangan pembagi pada bagian kiri, dan hasil pembagian pada bagian tengah-kanan. Misalnya 42 : 3 =.......
media sempoa
Susun bilangan yang dibagi pada bagian kanan (42) dan pembagi pada bagian kiri (3).
media sempoa
Bagi terlebih dulu bilangan puluhan yang dibagi dengan bilangan pembagi (40 : 3 = 10) bilangan dibulatkan ke puluhan yang terdekat. Susun hasil pembulatan di bagian tengah (10).
media sempoa
Setelah itu kalikan bilangan pembagi dengan hasil pembagian di atas (3 x 10 = 30). Letakkan hasil pembagian tersebut pada tengah kiri.
media sempoa
Kurangi hasil pembagian dengan bilangan yang ada di kanan (42 – 30 = 12).
media sempoa
Bagilah sisa bilangan pada bagian kanan dengan bilangan pembagi (12 : 3 = 4). Jumlahkan bilangan 4 dengan bilangan yang di tengah (10) sehingga didapat hasil pembagian dengan sempoa 42 : 3 = 14.
media sempoa
Berikut beberapa sempoa modern yang sering kita temui

media sempoa

media sempoa

media sempoa

Referensi
Harmoni, T. (2009). Cepat dan Mudah Berhitung dengan Sempoa. Jakarta: Harmoni Tim.

1 comments

Perlu belajar lagi menghitung dengan sempoa ini mh :-D
Karena terkada sempoa pda zaman teti itu hanya dijadikan mainan saja.
Tapi, dalam realitanya menghtung menggunakan sempoa membantu kita proses berpikir kita untuk lebih kreativ lagi.

Makasih infonya kang.
;)


EmoticonEmoticon