Monday, 12 December 2016

Ular Tangga



Ular Tangga
Karya : Siti Putri Indriani

Ular tangga adalah satu kesatuan dari ular dan tangga yang membentuk sebuah permainan. Fungsi ular dalam permainan adalah menurunkan atau memindahkan bidak pemain mundur dan fungsi tangga adalah menaikkan atau memindahkan bidak pemain maju. Komponen yang harus ada dalam sebuah permainan ular tangga selain ada ular dan tangga adalah; (1) kotak (petak), berfungsi sebagai pembatas setiap angka, (2) angka, (3) dadu, sebagai roda permainan yang menentukan harus berapa kotak melangkah, (4) orang (bidak), sebagai penanda (jasad seseorang) dapat pula dilakukan dengan orangnya langsung jika papan ular tangga memungkinkan. Selain dari komponen diatas, permainan ular tangga dapat di modifikasi sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat pula digunakan dalam pembelajaran selain dari hal yang telah mutlak ada dalam permainan ular tangga yaitu berlatih berhitung. Penggunaan pembelajaran dalam permainan bukan hal yang salah, karena permainan merupakan sarana menghibur dan banyak disukai anak.
Aturan dalam melakukan permainan ular tangga yaitu:
1.    Siapkan alat permainan,yaitu papan ular tangga dan dadu.
2.    Semua pemain berada di petak start yang biasa terdapat pada kotak nomor 1.
3.    Pemain menentukan urutan bermain, dapat dilakukan dengan pelemparan dadu, pemain yang mendapatkan nilai tertinggi, maka ia akan maju pertama dan seterusnya menyesuaikan.
4.    Satu persatu pemain melempar dadu.
5.    Pemain memajukan bidaknya beberapa petak sesuai dengan angka hasil lemparan dadu.
6.    Angka tertinggi pada dadu adalah 6, maka ketika pemain mendapat angka 6 dari hasil melempar dadu, maka pemain tersebut mendapat giliran sekali lagi untuk melempar dadu dan memajukan bidaknya sesuai angka yang diperoleh dari pelemparan dadu terakhir.
7.    Jika bidak pemain berakhir pada petak yang mengandung kaki tangga, maka bidak tersebut berhak menaiki tangga atau maju ke ujung tangga paling atas.
8.    Jika bidak pemain berakhir pada petak yang mengandung mulut ular, maka bidak tersebut harus turun atau mundur pada petak yang terdapat ekor dari ular tersebut.
9.    Pemenang dari permainan ini adalah pemain yang pertama kali berhasil mencapai kotak nomor tertinggi, misalnya kotak nomor 100.
   Dalam pembelajaran aturan permainan diatas yang masih umum tersebut bisa dimodifikasi dengan aturan yang menunjang pembelajaran. Misalnya, dalam petak-petak tersebut terdapat perintah-perintah, contohnya perintah untuk mengerjakan soal, bernyanyi lagu wajib. Dapat juga ditambah dengan hukuman-hukuman jika tidak bisa melakukan sesuai perintah. Aturan yang dicontohkan di atas cocok dalam review pembelajaran, dapat pula dikatakan sebagai kuis. Model pembelajaran yang cocok menggunakan permainan ini adalah TGT (TeamsGames Tournament) yang telah dibahas pada tulisan sebelumnya. Namun, aturan dalam games berkelompoknya harus direncanakan dengan jelas.
   Permainan ular tangga ini juga memiliki beberapa manfaat jika dilakukan anak-anak, diantaranya:
1.    Melatih keterampilan berhitung, anak akan berhitung setelah dadunya dilemparkan, ia harus pindah ke petak yang mana, misalnya anak berada di petak nomor 5, kemudian dadu yang keluar setelah pelemparan adalah angka 3 maka anak akan pindah ke angka nomor 8.
2.    Melatih emosi, dalam permainan ular tangga anak akan merasakan bahagia saat ia bertemu tangga dan ada saatnya kecewa ketika bertemu dengan ekor ular. Maka dari itu disini anak belajar untuk tidak menyerah begitu saja dan harus menggapai tujuan tertingginya yaitu kotak dengan angka tertinggi.
3.    Berusaha dan berlaku jujur, anak belajar berusaha walaupun misalnya ia berada paling bawah dari teman-temannya dan berlaku jujur dengan tidak memanipulasi pelemparan dadu.

ular tangga
Papan Ular Tangga

ular tangga
Dadu dan Bidak Ular Tangga

ular tangga
Bermain Ular Tangga Raksasa

ular tangga
Bermain Ular Tangga Raksasa


EmoticonEmoticon