Monday, 6 February 2017

Manfaat Upacara Bendera bagi Anak Sekolah Dasar



Manfaat Upacara Bendera bagi Anak Sekolah Dasar
Karya : Siti Putri Indriani
Editor: Rizki Siddiq Nugraha
Manfaat Upacara Bendera bagi Anak Sekolah Dasar
Sejak anak masuk pendidikan dasar, anak sudah diperkenalkan dengan suatu kebiasaan di sekolah yang dilaksanakan pada hari senin yaitu upacara bendera. Berdasarkan pengertian dari Direktorat Pembinaan Kesiswaan, Dikdasmen Dikbud (1998) upacara bendera adalah “kegiatan pengibaran atau penurunan bendera kebangsaan RI (Republik Indonesia) Sang Merah Putih, yang dilaksanakan pada saat-saat tertentu atau saat yang telah ditentukan, dihadiri oleh siswa, diselenggarakan secara tertib dan khidmat, di sekolah." Dengan polosnya anak yang mulai masuk sekolah mengikuti semua aktivitas dalam kegiatan upacara bendera walaupun ia tidak mengerti manfaat dari pelaksanaan upacara bendera. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis akan memaparkan manfaat melaksanakan upacara bendera.
Secara umum manfaat upacara bagi anak, yakni menumbuhkan karakter bangsa Indonesia pada diri anak. Adapun secara terperinci manfaat anak diikutsertakan dalam pelaksanaan upacara bendera, antara lain:
1. Memberikan pengalaman melalui pembiasaan melakukan sikap disiplin bagi siswa untuk kemudian dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Disiplin merupakan sikap manusia yang harus dibiasakan, berhubungan dengan kesopanan dan ketaatan. Sikap ini tidak mudah dimiliki manusia, begitupun anak-anak. Sehingga ketika anak susah bersikap disiplin, maka perlu halnya paksaan dalam bentuk aturan yang terdapat di sekolah. Upacara merupakan salah satu pendorong anak untuk disiplin, antara lain:
a. Harus tepat waktu datang ke sekolah, karena jika terlambat maka anak harus menunggu di luar gerbang sekolah hingga upacara selesai, setelah itu anak akan mendapatkan hukuman. Misalnya, harus memungut sampah, membersihkan ruangan, atau mendapatkan pertanyaan seputar pelajaran.
b. Menggunakan seragam lengkap sesuai aturan, misalnya menggunakan seragam merah putih dilengkapi dasi, topi, kaos kaki putih, dan sepatu hitam.
c. Disiplin dalam baris berbaris dan mematuhi intruksi.
2. Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme
Dengan mengikuti upacara bendera anak merasakan perjuangan para pahlawan dulu dalam meperrjuangkan kemerdekaan negara Indonesia dengan berdiri di lapangan, kepanasan, dan harus tetap fokus mengikuti upacara.
3. Keseragaman dan kebersamaan
Saat di sekolah anak menggunakan perlengkapan sekolah dengan macam-macam warna, bentuk, merk, dan lain-lain. Hal ini salah satu pembeda antara anak yang satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu, saat upacara bendera semua siswa menggunakan seragam dan posisi yang sama dengan berdiri di lapangan.
4. Tanggung jawab
Upacara bendera di sekolah diikuti oleh seluruh pelaku yang ada di sekolah, pelaku tersebut mempunyai tugas dan perannya masing-masing dari mulai kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa yang disesuaikan dengan kebutuhan sumber daya manusia dalam upacara bendera. Ada yang bertugas sebagai pembina upacara, para petugas upacara, dan peserta upacara. Oleh karena itu, dibutuhkan tanggungjawab terhadap tugas dan peran masing-masing. Mengenai tatacara upacara bendera telah dibahas pada tulisan sebelumnya.
5. Kerapihan
Berkaitan dengan pakaian siswa, guru, dan seluruh pihak yang terlibat dalam upacara bendera, maka salah satu penarik keindahan dalam upacara bendera adalah kerapihan, misalnya kerapihan seragam, atribut yang digunakan, barisan, dan lain sebagainya.
6. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan
Semua manusia memiliki jiwa kepemimpinan, dari mulai memimpin diri sendiri dan lebih jauhnya dapat memimpin orang lain. Jiwa kepemimpinan yang sudah ada dalam diri sebaiknya dilatih sejak dini, dari mulai anak dihadapkan dengan lingkungan sosial. Upacara adalah salah satu pembentuk jiwa kepemimpinan anak, karena saat upacara harus ada siswa yang bertugas sebagai petugas upacara, khususnya menjadi pemimpin upacara secara bergantian tiap minggunya. Oleh karena itu, sekolah harus menunjang itu semua.
7. Kegiatan interaksi seluruh warga sekolah
Saat kegiatan upacara bendera semua warga sekolah berkumpul, siswa berbaris dengan kelasnya masing-masing dan bertemu dengan siswa dari kelas lain. Kemudian siswa bertatap muka dengan guru dan semua warga sekolah. Dengan bertatap muka pun, anak tahu bahwa orang tersebut satu sekolah dengannya. Jangan sampai anak tidak kenal dengan warganya sendiri.
8. Mendapatkan pesan/nasihat
Pesan atau nasihat akan siswa terima saat pembina upacara dipersilahkan menyampaikan amanatnya. Pesan atau nasihat pembina upacara yang disampaikan sedikitnya mengandung pesan baik dan pembelajaran mengenai nilai dan moral siswa.

Referensi
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Pendidikan dan Kebudayaan. (1998).


EmoticonEmoticon