Thursday, 23 February 2017

Pembulatan dan Penaksiran



Pembulatan dan Penaksiran
Karya : Siti Putri Indriani
Penaksiran dan Pembulatan
Pembulatan didefinisikan sebagai proses, cara, perbuatan membulatkan, membulatkan yang dimaksud adalah menjadikan bulat dalam berbagai arti seperti mengutuhkan, melengkapkan, menyempurnakan, menyatukan, dan sebagainya. Sedangkan, penaksiran berasal dari kata dasar taksir. Artinya, kira-kira atau hitungan (kasar). Untuk itu, menaksir adalah menentukan sesuatu dengan kira-kira, sedangkan penaksiran adalah proses, cara, perbuatan menaksir atau menaksirkan.
Jika dikaitkan dengan pembulatan dan penaksiran dalam standar kompetensi bilangan, maka pembulatan merupakan proses menyempurnakan bilangan. Sedangkan penaksiran adalah perkiraan terdekat dari hasil operasi hitung. Terdapat beberapa aturan dalam pembulatan dan penaksiran bilangan, yaitu:
1. Pembulatan
Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pembulatan bilangan adalah nilai tempat yang telah dijelaskan pada membandingkan dan mengurutkan bilangan.
a. Pembulatan ke puluhan terdekat
1) Angka satuan di bawah 5 dibulatkan ke bawah (puluhan tetap).
2) Angka di atas atau sama dengan 5 dibulatkan ke atas (puluhan bertambah).
Contoh:
Bulatkan bilangan 68 dan 42.
-68 dibulatkan menjadi 70. Karena angka satuan (8) di atas angka 5.
-42 dibulatkan menjadi 40. Karena angka satuan (2) di bawah 5.
b. Pembulatan ke ratusan terdekat
1) Angka puluhan di bawah 50 dibulatkan ke bawah (ratusan tetap).
2) Angka di atas atau sama dengan 50 dibulatkan ke atas (ratusan bertambah).
Contoh:
Bulatkan bilangan 162 dan 423.
-162 dibulatkan menjadi 200. Karena angka puluhan (62) di atas angka 50.
-423 dibulatkan menjadi 400. Karena angka puluhan (23) di bawah 50.
c. Pembulatan ke ribuan terdekat
1) Angka ratusan di bawah 500 dibulatkan ke bawah (ribuan tetap)
2) Angka di atas atau sama dengan 500 dibulatkan ke atas (ribuan bertambah)
Contoh:
Bulatkan bilangan 6.795 dan 13.152 ke ribuan terdekat.
-6.795 dibulatkan menjadi 7.000. Karena angka ratusan (795) di atas angka 500.
-13.152 dibulatkan menjadi 13.000. Karena angka ratusan (152) di bawah 500
Begitu pun dengan puluhan ribu dan semua bilangan yang ada di atasnya, jika akan dibulatkan yang menjadi acuan adalah angka 5, jika akan dibulatkan ke puluhan ribu maka yang menjadi acuan adalah bilangan 5000.
Contoh 86.675 dibulatkan ke puluhan ribu menjadi 90.000.
2. Penaksiran
Proses penaksiran akan berkaitan dengan proses pembulatan karena ketika akan melakukan penaksiran maka terlebih dahulu melakukan proses pembulatan bilangan.
a. Penaksiran pada operasi penjumlahan dan pengurangan
Contoh:
Taksirlah penjumlahan berikut ke puluhan ribu.
1) 16.435 + 22.734 = ...
2) 40.245 – 27.895 = ...
Jawab:
1) Lakukan terlebih dahulu pembulatan bilangannya.
16.435 dibulatkan menjadi 20.000.
22.734 dibulatkan menjadi 20.000.
Sehingga 20.000 + 20.000 = 40.000.
Lihatlah hasil sebenarnya
16.435
22.734
--------- +
39.170
Ternyata hasil perkiraan mendekati hasil sebenarnya.
2) Lakukan terlebih dahulu pembulatan bilangannya.
40.245 dibulatkan ke puluhan ribu 40.000
27.895 dibulatkan ke puluhan ribu 30.000
Sehingga 40.000 – 30.000 = 10.000
Lihatlah hasil sebenarnya
40.245
27.895
--------- -
12.350
Ternyata hasil perkiraan mendekati hasil sebenarnya.
b. Penaksiran pada operasi perkalian dan pembagian
Contoh:
1) Taksirlah perkalian
78 x 51 = ...
Jawab:
78 dibulatkan ke puluhan menjadi 80.
52 dibulatkan ke puluhan menjadi 50
Sehingga 80 x 50 = 4.000
Jawaban sebenarnya 78 x 51 adalah 3978 dan ternyata hasil perkiraan mendekati hasil sebenarnya.
2) Taksirlah pembagian
7.378 : 62 = ...
7.378 dibulatkan ke ratusan terdekat 7.400
62 dibulatkan ke puluhan 60
Sehingga 7.400 : 60 = 123,3
Jawaban sebenarnya 7.378 x 62 adalah 119 dan ternyata hasil perkiraan mendekati hasil sebenarnya.


EmoticonEmoticon