Monday, 21 August 2017

Fotosintesis



Fotosintesis
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Tumbuhan tidak berpindah tempat, tumbuhan selalu memproduksi makanannya sendiri. Maka tumbuhan dapat disebut sebagai produsen dan selalu menggantungkan diri terhadap apa yang didapatkannya dari lingkungan tempat ia tumbuh. Tumbuhan memproduksi makanannya dengan cara fotosintesis. Fotosintesis merupakan fungsi utama dari daun pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis sangatlah penting untuk kehidupan di bumi, sebab hampir semua makhluk hidup membutuhkan hasil dari fotosintesis. Salah satu hasil dari fotosintesis yaitu oksigen, kita tahu bahwa oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia dan hewan untuk kelangsungan hidupnya.
Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan menggunakan air (H2O), karbondioksida (CO2) dengan bantuan energi cahaya matahari, sehingga menghasilkan zat makanan dan oksigen (O2). Fotosintesis juga merupakan suatu proses mengolah atau pembentukan bahan organik seperti karbohidrat yang berasal dari air dan karbondioksida dengan bantuan energi cahaya matahari.
Proses fotosintesis dapat dilakukan oleh tumbuhan hijau, alga, dan bakteri yang memiliki klorofil (zat hijau daun). Tumbuhan dapat menyerap energi cahaya matahari karena memiliki pigmen yang disebut dengan klorofil, pigmen inilah yang memberikan warna hijau pada daun tumbuhan. Klorofil ada dalam organel yang disebut dengan kloroplas. Umumnya energi dari fotosintesis dihasilkan pada daun akan tetapi dapat juga terjadi pada organ atau bagian tumbuhan lainnya yang memiliki zat hijau.
Tumbuhan yang memiliki zat hijau daun atau klorofil bersifat autotrof, tumbuhan tersebut memasak atau menproduksi makanannya sendiri secara langsung dari senyawa yang bersifat organik. Tumbuhan hijau akan menyerap karbondioksida, air lalu dengan bantuan energi cahaya matahari untuk menghasilkan zat gula dan oksigen. Berikut gambar yang menjelaskan tentang proses fotosintesis:

Fotosintesis

Proses Fotosintesis pada Tumbuhan Hijau

Fotosintesis
Proses Fotosintesis Sehingga Menghasilkan Zat Gula dan Oksigen

Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses fotosintesis, di antaranya seperti:
1. Ketersediaan air
Kekurangan kadar air dapat menyebabkan daun layu dan stomata pada daun menutup, sehingga akan menyebabkan penyerapan karbondioksida berkurang.
2. Konsentrasi karbondioksida
Konsentrasi karbondioksida dapat mempengaruhi proses fotosintesis, karena semakin tinggi. Konsentrasi karbondioksida maka akan semakin meningkatkan laju dari fotosintesis.
3. Intensitas cahaya matahari
Intensitas cahaya matahari dapat berpengaruh pada proses fotosintesis, karena energi cahaya matahari sangat dibutuhkan oleh tumbuhan dalam melakukan proses ini. Karena semakin tinggi intensistas cahaya matahari maka akan semakin banyak energi yang dibentuk sehingga dapat mempercepat proses fotosintesis. Tapi jika intensitas cahaya terlalu tinggi dapat menyebabkan rusaknya klorofil pada tumbuhan.
Fungsi utama dari fotosintesis yaitu untuk menproduksi zat makanan yang berupa glukosa atau gula. Karena glukosa menjadi bahan yang paling utama dalam pembuatan zat makanan lainnya seperti lemak dan protein pada tumbuhan. Zat tersebut nantinya akan menjadi makanan untuk manusia dan hewan.
Fungsi lain dari fotosintesis yaitu dapat membersihkan udara dari pencemaran dengan cara mengurangi kadar karbondioksida di udara karena karbondioksida adalah bahan yang dibutuhkan oleh tumbuhan hijau untuk melakukan fotosintesis. Sebagai hasilnya selain zat makanan akan dihasilkan juga oksigen yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup manusia dan hewan di muka bumi.
Kemampuan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis selama hidupnya membuat sisa-sisa tumbuhan yang hidup di masa lampau tertimbun oleh tanah selama berjuta-juta tahun dan akan menjadi batubara yang dapat digunakan oleh manusia sebagai sumber energi.


EmoticonEmoticon