Thursday, 14 September 2017

Bangun Ruang



Bangun Ruang
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Bangun ruang adalah bagian ruang yang dibatasi oleh himpunan titik-titik yang terdapat pada seluruh permukaan bangun tersebut. Permukaan bangun itu disebut sisi. Di dalam memilih model untuk permukaan atau sisi, sebaiknya guru menggunakan model berongga yang tidak transparan. Misalnya, model untuk bola lebih baik digunakan sebuah bola sepak dan bukan bola bekel yang pejal, sedangkan model bagi sisi balok lebih baik digunakan kotak kosong dan bukan balok kayu. Hal ini memiliki maksud untuk menunjukkan bahwa yang dimaksud sisi bangun ruang adalah himpunan titik-titik yang terdapat pada permukaan atau yang membatasi suatu bangun ruang tersebut. Sedangkan model benda  massive dipergunakan untuk mengenalkan siswa pada bangun ruang yang meliputi keruangan secara keseluruhan. Adapun untuk model berongga yang transparan, biasanya dibuat dengan mika bening atau plastik yang tebal, dimaksudkan agar siswa memahami bahwa rusuk dihasilkan oleh adanya perpotongan dua buah sisi dan titik sudut yang dihasilkan oleh adanya perpotongan tiga buah rusuk atau lebih. Selain itu, bangun ruang dengan model berongga yang transparan juga dapat melatih siswa untuk menggambar bangun ruang, karena kedudukan semua unsur bangun ruang dapat diamati untuk dialihkan ke dalam bentuk gambar.
Terdapat sejumlah bentuk bangun ruang, dijabarkan satu per satu, sebagai berikut:

1. Balok

Bangun Ruang

Daerah atau bidang yang membatasi bangun ruang disebut sisi. Sisi-sisi pada bangun ruang bertemu pada satu garis yang disebut rusuk. Tiga atau lebih rusuk pada suatu bangun ruang bertemu pada suatu titik yang disebut titik sudut. Bangun yang berbentuk kotak adalah contoh dari balok.
Melalui pengamatan terhadap sisi beberapa model balok, maka siswa diharapkan dapat memahami bahwa balok adalah bangun ruang yang dibatasi oleh enam (6) buah bidang sisi yang masing-masing berbentuk persegi panjang yang setiap sepasang-sepasang sejajar dan sama ukurannya. Sejumlah model balok yang biasanya terdapat di sekolah, di antaranya: almari, speaker, radio, tape recorder, buku, penghapus karet, dan sebagainya.

2. Kubus

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model kubus, maka siswa diharapkan dapat memahami bahwa kubus adalah bangun ruang yang dibatasi oleh enam (6) buah bidang sisi berbentuk persegi dengan ukuran yang sama. Sejumlah model kubus yang biasanya terdapat di sekolah, antara lain: kotak kapur, dadu, dos, dan sebagainya.

3. Prisma tegak segitiga

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model prisma tegak segitiga, maka siswa diharapkan dapat memahami bahwa prisma tegak segitiga adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua (2) buah daerah segitiga yang sejajar serta tiga (3) daerah persegi panjang yang saling berpotongan menurut garis-garis yang sejajar. Adapun sifat-sifat prisma tegak segitiga yakni:
a. Memiliki dua (2) sisi berbentuk segitiga dan tiga (3) sisi berbentuk persegi panjang.
b. Memiliki sembilan (9) rusuk.
c. Memiliki enam (6) titik sudut.

4. Limas segiempat

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model limas segiempat diharapkan siswa dapat memahami bahwa limas segiempat adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah (1) daerah segiempat dan empat (4) daerah segitiga yang memiliki satu (1) titik sudut persekutuan. Adapun sifat-sifat limas segiempat, yakni:
a. Memiliki satu (1) sisi berbentuk segiempat dan empat (4) sisi berbentuk segitiga.
b. Memiliki delapan (8) rusuk.
c. Memiliki lima (5) titik sudut dan salah satu titik sudutnya disebut dengan titik puncak.
d. Sisi alasnya berbentuk segiempat dan sisi lainnya berbentuk segitiga.

5. Tabung

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model tabung, maka diharapkan siswa dapat memahami bahwa tabung adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua (2) daerah lingkaran yang sejajar dan sama ukurannya serta sebuah (1) bidang lengkung yang berjarak sama jauh ke porosnya dan yang simetris terhadap porosnya memotong kedua daerah lingkaran tersebut tepat pada kedua daerah lingkaran. Adapun sifat-sifat tabung, di antaranya:
a. Memiliki dua (2) sisi berbentuk lingkaran dan satu (1) sisi berbentuk bidang lengkung (selimut tabung).
b. Memiliki dua (2) rusuk lengkung.
c. Tidak memiliki titik sudut.

6. Kerucut

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model kerucut, maka diharapkan siswa dapat memahami bahwa kerucut adalah bangun ruang dibatasi oleh sebuah (1) daerah lingkaran dan sebuah (1) bidang lengkung yang simetris terhadap porosnya yang melalui titik pusat lingkaran tersebut. Adapun sifat-sifat kerucut, antara lain:
a. Memiliki satu (1) sisi alas berbentuk lingkaran dan satu (1) sisi berbentuk bidang lengkung (selimut kerucut).
b. Memiliki satu (1) rusuk lengkung.
c. Tidak memiliki titik sudut.
d. Memiliki satu (1) titik puncak.

7. Bola

Bangun Ruang

Melalui pengamatan terhadap sisi sejumlah model bola, maka diharapkan siswa dapat memahami bahwa bola merupakan bangun ruang yang semua titik pada sisinya berjarak sama ke titik pusat. Sejumlah model bola yang biasanya terdapat di lingkungan sekolah, di antaranya: bola sepak, bola volley, kelereng, globe bumi, dan sebagainya. Adapun sifat-sifat bola, antara lain:
a. Memiliki satu (1) sisi berbentuk bidang lengkung (selimut bola).
b. Tidak memiliki rusuk.
c. Tidak memiliki titik sudut.


EmoticonEmoticon