Tuesday, 19 June 2018

Prinsip dan Kriteria Umum Pemilihan Media Pembelajaran


Prinsip dan Kriteria Umum Pemilihan Media Pembelajaran
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

prinsip pemilihan media

Pada pemilihan media pembelajaran, tidak dapat dilakukan begitu saja tanpa alasan dan pertimbangan yang jelas. Pada pemilihan media pembelajaran, terdapat prinsip yang harus diperhatikan. Menurut Rumampuk (1988, hlm. 19) prinsip pemilihan media pembelajaran, sebagai berikut:
1. Tujuan pemilihan media pembelajaran harus jelas.
2. Pemilihan media pembelajaran harus secara obyektif.
3. Tidak ada satu pun media pembelajaran yang dipakai untuk semua tujuan. Tiap-tiap media pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan.
4. Pemilihan media pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan metode mengajar yang digunakan dan materi pelajaran.
5. Untuk dapat memilih media pembelajaran dengan tepat, guru hendaknya mengenal ciri-ciri media pembelajaran.
6. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan kondisi fisik lingkungan.
7. Pemilihan media pembelajaran didasarkan pada kemampuan dan gaya belajar siswa.
Adapun menurut Rusman, dkk. (2012, hlm. 175) dalam memilih media pembelajaran, guru juga harus memerhatikan prinsip-prinsip media pembelajaran agar dapat mencapai tujuan pembelajaran. Prinsip-prinsip tersebut di antaranya:
1. Efektivitas
Pemilihan media pembelajaran harus memerhatikan ketepatgunaan media dalam mencapai tujuan pembelajaran. Media haruslah dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pembentukan kompetensi.
2. Relevansi
Media pembelajaran yang dipilih merupakan media yang sesuai dengan karakteristik materi, alokasi waktu, fasilitas, potensi guru dan siswa.
3. Efisiensi
Pemilihan media pembelajaran haruslah memerhatikan aspek kesesuaian biaya pembuatan, waktu pembuatan, dan tenaga yang dikeluarkan, dengan manfaat dari media tersebut.
4. Dapat digunakan
Media pembelajaran tersebut diusahakan dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga siswa lebih memahami isi materi.
5. Kontekstual
Sebisa mungkin media pembelajaran yang dibuat merupakan perwujudan materi dengan memerhatikan lingkungan sosial budaya siswa sebagai pendukung.
6. Fleksibel
Media pembelajaran harus memiliki fleksibilitas, dalam artian mudah dibawa atau dipindahkan untuk digunakan dalam pembelajaran di ruang dan waktu yang berbeda.
Menurut Walker dan Hess (dalam Kustandi dan Sutjipto, 2011, hlm. 143) kriteria pemilihan media pembelajaran berdasarkan pada sejumlah kualitas, sebagai berikut:
1. Kualitas isi dan tujuan, yang di dalamnya terdiri atas ketepatan, kepentingan, kelengkapan, keseimbangan, minat atau perhatian, keadilan, dan kesesuaian dengan situasi siswa.
2. Kualitas pembelajaran, yang di dalamnya terdiri atas kemampuan memberikan kesempatan dan bantuan belajar, memotivasi, fleksibel dalam penggunaan, dan dapat memberi dampak bagi siswa.
3. Kualitas teknis, yang meliputi keterbacaan, mudah digunakan, kualitas tampilan, penanganan jawaban, pengelolaan program, dan kualitas pendokumentasian.

Referensi
Kustandi, C., & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran: Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Rumampuk, D. B. (1988). Media Intruksional IPS. Jakarta: Depdikbud.
Rusman, dkk. (2012). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Press.


EmoticonEmoticon