Thursday, 6 September 2018

Kedudukan Kajian Pustaka/Landasan Teori dalam Penelitian


Kedudukan Kajian Pustaka/Landasan Teori dalam Penelitian
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

kajian pustaka

Kajian pustaka/landasan teori merupakan daftar referensi yang dikutip di dalam penulisan karya tulis ilmiah. Pada penelitian biasanya diawali dengan ide-ide atau gagasan dan konsep-konsep yang dihubungkan satu sama lain melalui hipotesis tentang hubungan yang diharapkan. Ide-ide dan konsep-konsep untuk penelitian dapat bersumber dari gagasan peneliti sendiri dan dapat ditunjang dari sejumlah kumpulan pengetahuan hasil kerja sebelumnya, yang kita kenal sebagai literatur atau pustaka.
Kajian pustaka/landasan teori menjelaskan laporan tentang apa yang telah ditemukan oleh peneliti lain atau membahas masalah penelitian. Kajian yang berkaitan dengan masalah biasanya dibahas sebagai subtopik yang lebih rinci agar lebih mudah dibaca. Bagian yang kurang penting biasanya dibahas secara singkat.
Kajian pustaka adalah kegiatan yang meliputi mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang memuat teori-teori relevan dengan penelitian yang akan dilakukan. Kajian pustaka dalam suatu penelitian ilmiah merupakan satu bagian penting dari keseluruhan langkah-langkah penelitian. Kajian pustaka memiliki tujuan, yakni menginformasikan kepada pembaca hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan penelitian yang dilakukan, menghubungkan penelitian dengan literatur-literatur yang ada, dan mengisi celah-celah dalam penelitian-penelitian sebelumnya.
Tidak berlebihan apabila kajian pustaka dapat dikatakan sebagai variabel yang menentukan dalam suatu penelitian. Kajian pustaka akan menentukan cakrawala dari segi tujuan dan hasil penelitian. Di sisi lain, berfungsi memberikan landasan teori tentang mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan dalam kaitannya dengan kerangka pengetahuan.
Kajian pustaka diperlukan untuk mendukung permasalahan yang diungkapkan dalam usulan penelitian. Studi kepustakaan yang baik akan menyediakan dasar untuk menyusun kerangka teoritis yang komprehensif. Hal ini dimaksudkan agar peneliti mempunyai wawasan yang luas sebagai dasar untuk mengembangkan atau mengidentifikasi variabel-variabel yang akan diteliti. Kajian pustaka juga dimaksudkan agar peneliti dapat mengidentifikasi masalah yang ingin diteliti dalam konteks ilmu pengetahuan yang relevan. Untuk itu, kajian pustaka menjadi dasar dalam merumuskan kerangka teori yang selanjutnya menjadi dasar untuk mengembangkan kerangka konsep penelitian.
Adapun fungsi kajian pustaka dalam penelitian dijabarkan sebagai berikut:
1. Mengetahui sejarah masalah penelitian
Berdasar sejarah masalah yang berkaitan dengan masalah penelitian, peneliti akan mendapatkan informasi tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh para peneliti sebelumnya, aspek-aspek yang diteliti, prosedur-prosedur yang telah diterapkan, hasil dan hambatan yang ditemukan di dalam penelitian, dan perbedaan antara masalah yang hendak dipecahkan dengan masalah-masalah yang sudah dipecahkan orang lain.
2. Memilih prosedur penyelesaian masalah penelitian
Berdasar prosedur-prosedur yang telah diterapkan oleh peneliti sebelumnya yang berkaitan dengan masalah penelitian, peneliti dapat memilih prosedur yang cocok atau membuat prosedur baru berdasarkan kajian tentang kelebihan dan kekurangan dari prosedur-prosedur yang ada.
3. Memahami latar belakang teori masalah penelitian
Berdasar latar belakang teori masalah penelitian, peneliti dapat memetakan kedudukan masalah penelitian ke dalam perspektif cakupan pengetahuan yang lebih luas, sehingga dapat membantu peneliti dalam menjelaskan pentingnya penelitian tersebut dilakukan serta dampak dari hasil penelitian.
4. Mengetahui manfaat penelitian sebelumnya
Berdasar kajian dari hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan, peneliti dapat memperkirakan manfaat hasil penelitian yang akan dilaksanakan.
5. Menghindari terjadinya duplikasi penelitian
Pengkajian pustaka dapat menghindari duplikasi penelitian. Pada batas-batas tertentu suatu penelitian boleh merupakan duplikasi dari penelitian lain, sepanjang penelitian yang akan dilaksanakan memiliki tujuan berbeda untuk melengkapi hasil penelitian sebelumnya atau mempunyai alasan kuat untuk meragukan hasil penelitian sebelumnya.
6. Memberikan pembenaran alasan pemilihan masalah penelitian
Kajian pustaka berfungsi sebagai kajian kritis tetapi singkat tentang kekhususan, manfaat, dan kelemahan penelitian sebelumnya, sehingga peneliti dapat memberikan pembenaran tentang pentingnya masalah tersebut diteliti.


EmoticonEmoticon