Tuesday, 18 December 2018

Kalimat Utama


Kalimat Utama
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

kalimat inti

Kalimat utama atau realisasi dari ide pokok yang berupa pernyataan atau kalimat yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Kalimat utama adalah kalimat inti yang digunakan sebagai acuan pengembangan menjadi sebuah paragraf. Kalimat utama atau kalimat pokok paragraf harus berisi ide utama dari paragraf yang bersangkutan. Sedangkan kalimat yang lainnya adalah kalimat pendukung yang menguraikan, menjelaskan, melukiskan, menjabarkan, atau menyajikan contoh-contoh ide pokok.
Setiap penulis memiliki gaya tersendiri dalam meletakkan ide pokoknya. Menurut Soedarso (2004, hlm. 66) lazimnya ide pokok berada “(1) di awal paragraf, (2) di tengah paragraf, (3) di akhir paragraf, atau (4) adakalanya di seluruh paragraf”.
Terdapat beberapa petunjuk untuk menentukan bahwa sebuah kalimat mengandung ide pokok atau tidak. Kalimat yang mengandung ide pokok adalah kalimat utama paragraf dan kalimat yang tidak mengandung ide pokok adalah kalimat penjelas atau mungkin kalimat sumbang. Nurhadi (1989, hlm. 7) mengemukakan bahwa fungsi kalimat dalam sebuah paragraf ada dua macam, yakni “(1) sebagai wadah gagasan utama dan (2) sebagai penjelas, yaitu menjelaskan kalimat utama atau sebagai penunjang saja”.
Menentukan kalimat utama dan gagasan utama dalam sebuah paragraf, kita perlu membaca paragraf tersebut dengan cermat. Dengan demikian, kita dapat menentukan manakah di antara kalimat-kalimat yang ada, yang memiliki ciri-ciri kalimat utama berikut:
1. Mengandung permasalahan yang dapat diuraikan lebih lanjut.
2. Biasanya berupa kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri.
3. Mempunyai arti yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain.
Untuk menentukan kalimat utama paragraf, kita harus memperhatikan kalimat yang ada dalam paragraf yang memiliki ciri-ciri (1) terdapat kata yang diulang di kalimat lain, (2) terdapat kata yang mendapat pengganti di kalimat lain, dan (3) kalimat yang sama sekali tidak memiliki kata atau frasa transisi.
Letak kalimat utama juga turun menentukan jenis paragraf. Macam-macam paragraf berdasarkan letak kalimat utama, di antaranya:

1. Paragraf deduktif
Paragraf deduktif ditandai dengan terdapat kalimat utama di awal paragraf dan dimulai dengan pernyataan umum yang disusun dengan uraian atau penjelasan khusus. Contoh paragraf deduktif:
Kemauannya sulit untuk diikuti. Para rapat sebelumnya, sudah diputuskan bahwa liburan akan dilaksanakan ke pantai. Para peserta sudah menyepakati hal tersebut. Namun, hari ini ia memaksa untuk merubah agenda tersebut.

2. Paragraf induktif
Paragraf induktif ditandai dengan terdapat kalimat utama di akhir paragraf dan diawali dengan uraian atau penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum. Contoh paragraf induktif:
Semua orang menyadari bahwa bahasa merupakan sarana pengembangan budaya. Tanpa bahasa, sendi-sendi kehidupan akan lemah. Komunikasi tidak lancar. Informasi sulit disampaikan. Memang bahasa merupakan alat komunikasi yang penting, efektif, dan efisien.

3. Paragraf campuran
Paragraf campuran ditandai dengan adanya kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Kalimat utama terletak di akhir merupakan kalimat yang bersifat penegasan kembali. Contoh paragraf campuran:
Di dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak dapat dilepaskan dari komunikasi. Kegiatan apa pun yang dilakukan manusia pasti menggunakan sarana komunikasi, baik sarana komunikasi yang sederhana maupun yang modern. Kebudayaan dan peradaban manusia tidak akan bisa maju seperti sekarang ini tanpa adanya sarana komunikasi.

Referensi
Nurhadi (1989). Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Membaca?. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Soedarso (2004). Speed Reading: Sistem Membaca Cepat dan Efektif. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.


EmoticonEmoticon