Monday, 3 December 2018

Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan


Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

teknologi pendidikan

Teknologi informasi dan komunikasi dalam istilah bahasa Inggris biasa disebut information and communication technology (ICT). Secara umum, “teknologi, informasi, dan komunikasi dapat diartikan sebagai semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi” (Asmani, 2011, hlm. 99). Menurut Sannai (dalam Rusman, dkk., 2011, hlm. 88) mendefinisikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai “sebuah media atau alat bantu dalam memperoleh pengetahuan antara seseorang kepada orang lain”. Senada dengan pendapat tersebut, Isjoni dan Ismail (2008, hlm. 142) teknologi informasi dan komunikasi merupakan “perpaduan seperangkat teknologi terutama mikroelektronik komputer, teknologi komunikasi yang membantu proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penghantaran, dan juga penyajian data informasi melalui berbagai media meliputi teks, audio, video, grafik, dan gambar”.
Berdasar dari sejumlah pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat diartikan sebagai semua teknologi atau alat yang membantu dalam upaya untuk pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi kepada orang lain.
Teknologi informasi dan komunikasi pendidikan mengandung dua unsur yang saling terkait, yakni teknologi informasi pendidikan dan teknologi komunikasi pendidikan. Nasution (2011, hlm. 1-3) mengemukakan “pada hakikatnya teknologi pendidikan adalah suatu pendekatan yang sistematis dan kritis tentang pendidikan”. Teknologi pendidikan memandang soal mengajar dan belajar sebagai masalah atau problema yang harus dihadapi secara rasional dan ilmiah. Teknologi pendidikan merupakan pengembangan, penerapan, dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar manusia. Pendapat lain dikemukakan Danim (1994, hlm. 7) bahwa “teknologi pendidikan diartikan sebagai media yang lahir dari revolusi teknologi komunikasi yang dapat digunakan untuk tujuan-tujuan pengajaran di samping guru, buku, dan papan tulis”. Pada dasarnya teknologi pendidikan banyak memanfaatkan jasa media teknologi yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Adapun teknologi komunikasi yang dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan pendidikan atau yang sengaja dirancang itu disebut teknologi komunikasi pendidikan. Dengan demikian, teknologi informasi dan komunikasi pendidikan merupakan teknologi yang sengaja dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan pendidikan.
Teknologi informasi dan komunikasi memiliki sejumlah komponen pendukung utama. Komponen-komponen yang mendukung teknologi informasi dan komunikasi menurut Asmani (2011, hlm. 107), antara lain:
1. Komputer
Komputer meliputi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan alat penyimpanan (storage). Sistem komputer terdiri atas komputer, software, informasi, pemrograman, manusia, dan komunikasi.
2. Komunikasi
Sejumlah fasilitas komunikasi yang sering digunakan di antaranya modem, multiplexer, concertrator, pemrosesan depan, bridge, gateway, dan network card.
3. Keterampilan penggunaan
Semua kemajuan dan perkembangan teknologi yang ada akan sia-sia apabila sumber daya manusia yang ada tidak mampu menguasainya. Sebaliknya kebermanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan semakin terasa apabila sumber daya manusia yang ada mengetahui apa, kapan, dan bagaimana teknologi informasi dan komunikasi tersebut dapat digunakan secara optimal.
Lebih lanjut, Kadir (2003, hlm. 14) membagi teknologi informasi menjadi enam kelompok, yakni:
1. Teknologi masukan input (input technology), yaitu segala perangkat yang digunakan untuk menangkap data/informasi dari sumber asalnya, misalnya barcode scanner dan keyboard.
2. Teknologi keluaran (output technology), yaitu semua perangkat yang digunakan untuk menyajikan informasi, baik berupa softcopy maupun hardcopy, misalnya monitor dan printer.
3. Teknologi perangkat lunak (software technology), yaitu sekumpulan intruksi  yang digunakan untuk mengendalikan perangkat keras komputer, misalnya Microsoft Office Word untuk pengolah kata.
4. Teknologi penyimpanan (storage technology) merupakan segala perangkat yang digunakan untuk menyimpan data, misalnya tape, hardisk, flashdisk, dan disket.
5. Teknologi komunikasi (telecomunication technology) merupakan teknologi yang memungkinkan hubungan jarak jauh, misalnya internet.
6. Mesin pemrosesan (processing machines) merupakan komponen yang berfungsi untuk mengingat data/program, dan program berupa komponen.

Referensi
Asmani, J. M. (2011). Tips Efektif Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Pendidikan. Yogyakarta: DIVA Press.
Danim, S. (1994). Transformasi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Isjoni, & Ismail, M. A. (2008). Model-Model Pembelajaran Mutakhir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kadir, A. (2003). Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Nasution (2011). Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Rusman, dkk. (2011). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengembangkan Profesionalitas Guru. Jakarta: Rajawali Pers.


EmoticonEmoticon