Friday, 25 January 2019

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan


Cara Perkembangbiakan Tumbuhan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Berkembang biak merupakan salah satu ciri mahkluk hidup. Berkembang biak merupakan proses memperbaharui keturunan pada makhluk hidup untuk mempertahankan jenisnya. Adapun tumbuhan dapat berkembang biak secara generatif maupun vegetatif. Lebih lanjut dijelaskan sebagai berikut:

1. Tumbuhan berkembang biak secara generatif

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah terjadinya tumbuhan baru yang didahului dengan proses penyerbukan. Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuk sari, yang mengandung sel kelamin jantan ke kepala putik yang mengandung sel kelamin betina.
Alat-alat perkembangbiakan generatif tumbuhan terdapat pada bunga. Adapun bentuk dan susunan bunga setiap jenis tumbuhan berbeda-beda. Alat perkembangbiakan tumbuhan adalah benang sari dan putik. Benang sari terdiri atas tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari yang cukup tua tedapat kotak sari yang berisi serbuk sari. Di dalam setiap serbuk sari terdapat sel kelamin jantan atau spermatozoid. Putik terdiri atas kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah. Di dalam bakal buah terdapat satu atau lebih bakal biji. Di dalam setiap bakal biji terdapat kantung lembaga yang mengandung beberapa inti. Salah satu inti tersebut merupakan sel kelamin betina atau sel telur (ovum).
Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ruang bakal biji. Kemudian, sel kelamin jantan atau spermatozoid masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari. Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan sel kelamin atau spermatozoid dengan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil dari pembuahan adalah zigot. Zigot berkembang menjadi lembaga, bakal biji berkembang menjadi biji, dan bakal buah berkembang menjadi daging buah. Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru. Tumbuhan akan tumbuh jika biji tersebut ditanam atau berada pada lingkungan yang cocok.
Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibedakan menjadi empat macam, yakni:
a. Penyerbukan sendiri, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan tetangga, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain, tetapi kedua bunga tersebut masih satu pohon.
c. Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon, tetapi masih satu jenis.
d. Penyerbukan bastar, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon dan tidak sejenis, tetapi masih satu famili.

2. Tumbuhan berkembang biak secara vegetatif
Perkembangbiakan vegetatif tumbuhan secara vegetatif dibedakan menjadi dua, yakni secara alami dan buatan.

a. Perkembangbiakan vegetatif alami
Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang terjadi  dengan sendirinya, tanpa bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain:

1) Umbi batang

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi. Umbi batang tersebut sebenarnya merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan tersebut. Pada permukaan batang tumbuh sisik dan kuncup membentuk mata tunas. Contohnya pada tumbuhan kentang.

2) Umbi lapis

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Umbi lapis merupakan pelepah daun yang berlapis-lapis. Pada bagian atas umbi lapis tumbuh daun, sedangkan pada bagian bawah umbi lapis terdiri atas cakram dan akar serabut. Perkembangbiakan umbi lapis dimulai dengan tumbuhnya siung pada tunas ketiak yang paling luar. Pada awal pertumbuhannya, siung mengambil makanan dari induknya. Jika siung tersebut telah berdaun dan berakar, siung itu dapat membuat makanannya sendiri dengan melakukan fotosintesis. Contoh tumbuhan yang memiliki umbi lapis, antara lain bawang merah, bawang putih, bunga bakung, dan bunga tulip.

3) Umbi akar

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Umbi akar adalah akar yang membesar berisi cadangan makanan. Jika umbi ini ditanam bersama dengan pangkal batang, maka akan tumbuh tunas. Tunas tersebut merupakan tumbuhan baru. Contoh tumbuhan yang memiliki umbi akar, antara lain dahlia, wortel, lobak, dan singkong.

4) Akar tinggal (rhizoma)

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Akar tinggal adalah batang yang seluruhnya berada dan tumbuh menjalar di permukaan tanah. Tunas tumbuhan baru tumbuh dari ketiak sisik setiap buku akar tinggal. Contoh tumbuhan yang memiliki akar tinggal, antara lain kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur.

5) Geragih/stolon

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Tumbuhan baru dimulai dengan kuncup ujung yang menyentuh tanah, kemudian membelok ke atas. Pada bagian yang menyentuh tanah akan tumbuh tunas yang berakar dan berdaun. Tunas-tunas itu tumbuh menjalar dan tidak bergantung lagi pada induknya, tetapi masih tetap berhubungan. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara geragih, antara lain arbei, rumput teki, dan strowberi.

6) Tunas

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Tunas tumbuh dari batang yang terdapat di dalam tanah. Tunas muda menjadi tumbuhan baru dan tumbuh di sekitar induknya sehingga terbentuklah rumpun. Tunas ini tidak bergantung pada induknya. Walaupun induknya ditebang, tunas ini akan terus tumbuh. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas, antara lain pisang, bambu, dan tebu.

7) Tunas adventif

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh tidak di ujung batang atau ketiak daun. Tunas ini tumbuh di bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti pada bagian daun dan akar. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adventif adalah cocor bebek, sukun, cemara, dan kersen.

b. Perkembangbiakan vegetatif buatan
Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang sengaja dilakukan oleh manusia atau dengan bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan buatan, di antaranya:

1) Mencangkok

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Mencangkok adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara memotong dahan tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan dikotil atau biji berkeping dua, misalnya jeruk, jambu, mangga, rambutan, durian, dan lain-lain.

2) Menempel (okulasi)

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Menempel atau okulasi adalah menempelkan mata tunas dari dua tanaman yang sejenis, tetapi berbeda sifat, misalnya mangga manalagi dengan mangga arum manis. Pada dasarnya tujuan okulasi adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki gabungan sifat unggul.

3) Menyambung/mengeten

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Menyambung atau mengeten adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul.

4) Stek

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Menyetek adalah memperbanyak tumbuhan dengan menancapkan atau menanam potongan-potongan batang tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat distek adalah ketela pohon, tebu, mawar, melati, dan kangkung. Selain stek batang dikenal juga stek daun dan stek pucuk. Tumbuhan yang dapat diperbanyak dengan stek daun adalah begonia dan sanseviera. Sedangkan tumbuhan yang diperbanyak dengan stek pucuk adalah teh.

5) Merunduk

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan

Merunduk adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara merundukkan batang atau cabang ke tanah sehingga tumbuh akar. Setelah akarnya bercabang, dahan yang tersambung dengan tumbuhan induk dipotong. Tumbuhan yang biasa dikembangbaikan dengan cara ini, antara lain alamanda, alenyir, apel, selada air, dan anggur.


EmoticonEmoticon