Saturday, 19 January 2019

Masak-Masakan


Masak-Masakan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

permainan tradisional Masak-masakan

Masak-masakan termasuk permainan tradisional yang kini sulit dijumpai. Permainan tradisional ini biasanya dimainkan oleh anak-anak perempuan. Masak-masakan menggunakan bahan alami, seperti tanah, dedaunan, dan remukan batu bata.
Masak-masakan sebenarnya tidak mempunyai catatan yang jelas akan asal-usul dan sejarahnya, tetapi dapat dipastikan bahwa keberadaan permainan ini telah ada sejak dahulu. Permainan ini biasanya dimainkan saat mengisi waktu luang, terlebih dahulu kegiatan perempuan yang belum bebas membuat kaum wanita hanya berada di rumah. Untuk mengisi kegiatan di rumah, anak-anak perempuan bermain masak-masakan, yang juga mempersiapkan diri sebagai ibu rumah tangga.
Semua bahan yang digunakan alami dan tidak dapat dimakan. Permainan ini sifatnya hanya menghibur dan mengisi waktu luang. Terkadang juga menggunakan peralatan masak asli atau peralatan masak mainan yang terbuat dari plastik dan berukuran lebih kecil.
Barang-barang bekas juga dapat dimanfaatkan sebagai peralatan masak-masakan. Barang-barang bekas seperti botol, batok kelapa, kaleng susu, tutup kaleng roti, atau wadah lainnya yang sudah tidak terpakai. Hal ini juga sebagai perwujudan sikap sederhana, hemat, dan mendaur ulang sampah atau barang-barang yang sudah tidak terpakai.
Sementara untuk bahan-bahan masak-masakan menggunakan bahan alami yang diperoleh dari sekeliling tempat tinggal. Bahan makanan dapat diperoleh di kebun, belakang rumah, kali, sawah, atau di dalam rumah. Lebih lanjut, bahan-bahan tersebut dijabarkan sebagai berikut:

1. Tempe

Masak-masakan

Untuk membuat tempe-tempean dapat menggunakan buah nangka yang kecil. Kira-kira besarnya seukuran ibu jari. Buah nangka ini dapat diperoleh di bawah pohon nangka. Buah ini selanjutnya dikupas, dipotong kecil-kecil, dan dibungkus daun pisang serta ditali dengan tali, yang berasal dari batang pohon pisang kering. Beberapa hari kemudian, potongan buah nangka tadi akan berfermentasi, bentuknya mirip seperti tempe.

2. Minyak goreng

Masak-masakan

Minyak goreng tiruan dapat dibuat dari daun bunga sepatu. Daun ditumbuk, lalu diperas. Tumbukan daun dibuang dan air perasan disaring serta dimasukkan ke dalam botol. Jadilah minyak goreng tiruan, yang warna dan kentalnya mirip minyak goreng sungguhan.

3. Sirup

Masak-masakan

Sirup tiruan didapat dari tumbukan daun jati yang diperas, lalu dimasukkan ke dalam botol. Jadilah sirup tiruan dengan warna mirip sirup stroberi.

4. Es batu

Masak-masakan

Batu padas bahan pembuat es batu tiruan. Cari batu padas yang kecil, batu padas tersebut dimasukkan ke dalam air, maka akan menimbulkan bunyi mendesis seperti es sungguhan.

5. Kerupuk

Masak-masakan

Untuk pengganti kerupuk menggunakan daun nangka yang kekuning-kuningan dipotong kotak-kotak, lalu digoreng dengan minyak goreng tiruan tadi.

6. Ikan

Masak-masakan

Ikan tiruan dapat dibuat dari pelepah pisang. Pelepah pisang dipotong-potong secara miring dan tipis sehingga menghasilkan potongan yang mirip ikan, lebih tepatnya kepala ikan.

7. Bakso

Masak-masakan

Bakso tiruan didapat dengan menggunakan biji atau buah dari pohon jati, yang bentuknya bulat atau dapat juga menggunakan tanah lempung yang telah dibentuk bulat-bulat.

8. Mie

Masak-masakan

Tali putri, bahan pembuat mie tiruan. Tali putri merupakan tanaman penganggu yang memiliki bentuk dan warna seperti mie kuning, tumbuh di antara tanaman lainnya.

9. Gula merah

Masak-masakan

Bahan gula merah tiruan didapat dari tumbukan batu bata merah atau genting.

10. Sayuran

Masak-masakan

Untuk sayuran dapat memanfaatkan berbagai macam sayur sungguhan, seperti bayam, singkong, pepaya, dan kangkung.

11. Nasi

Masak-masakan

Nasi tiruan didapat dari ampas kelapa. Tekstur dan warna ampas kelapa cukup mirip dengan nasi sungguhan.


EmoticonEmoticon