Sunday, 3 February 2019

Area Baca Sekolah


Area Baca Sekolah
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Pada hakikatnya, semua bagian dari lingkungan sekolah dapat dijadikan tempat membaca. Beberapa bagian sekolah perlu ditata secara khusus sebagai area baca yang menyenangkan. Area baca sekolah adalah suatu tempat/area di lingkungan sekolah atau di luar kelas yang ditata sedemikian rupa untuk mewadahi  kegiatan membaca guna menumbuhkan minat baca.
Sekolah dapat membuat area baca di serambi/koridor kelas, taman, kantin, halaman sekolah, ruang tunggu, atau ruang lainnya, yang nyaman untuk membaca. Bentuk dan desain area baca disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setiap sekolah. Faktor keamanan dan kenyamanan berperan penting dalam  membuat area baca sekolah.
Area baca dilengkapi dengan sarana-prasarana seperti tempat/rak buku, meja, tempat duduk, dan koleksi bahan bacaan. Jumlah serta jenis buku/bahan bacaan yang dipajang tidak dibatasi. Bahan bacaan perlu dirotasi secara berkala dan disesuaikan dengan pembaca.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam menyiapkan area baca sekolah, antara lain:
1. Menentukan lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai area baca sekolah.
2. Merancang model area baca sekolah dengan memperhatikan faktor keamanan sekaligus kenyamanan di area baca, seperti memasang perabot yang lebih tahan cuaca, tidak ada ujung atau bagian perabot yang tajam/runcing, terdapat atap agar terlindung dari hujan dan panas, serta bahan baku perabot tidak mudah lapuk atau mudah patah.
3. Menyiapkan tempat/rak buku dan tempat duduk yang nyaman, aman, dan memadai.
4. Menentukan, memilah, dan menyediakan jenis bahan bacaan yang akan ditempatkan di area baca sekolah, sesuai kebutuhan pembaca.
5. Menentukan jadwal piket dan pengelola area baca sekolah.
6. Tugas dan tanggung jawab pengelola adalah secara bergantian mengawasi kebersihan dan ketertiban pemanfaatan area baca sekolah.
7. Ketentuan peminjaman koleksi bahan pustaka di area baca sekolah menginduk kepada perpustakaan sekolah.
Indikator pengembangan dan pemanfaatan area baca sekolah, di antaranya:
1. Terdapat area baca sekolah dengan koleksi bahan pustaka yang memadai.
2. Tersedianya buku/bahan bacaan sesuai dengan kebutuhan pembaca di area baca sekolah dan diperbaharui secara berkala.
3. Termanfaatkannya area baca sekolah dalam program literasi sekolah.
4. Terdapat jadwal dan terselanggaranya kegiatan peserta didik atau guru mendongeng dan membaca buku dengan nyaring, ketika jam istirahat atau waktu tertentu yang disepakati oleh sekolah.
5. Area baca sekolah terawat dan terkelola dengan baik.
Bentuk-bentuk kegiatan pemanfaatan dan pengembangan area baca sekolah, antara lain:
1. Melibatkan orang tua peserta didik untuk membantu mengembangkan koleksi di area baca sekolah.
2. Memberikan penghargaan bagi pendongeng dan pembaca terbaik pilihan warga sekolah.
3. Merancang kegiatan yang melibatkan orang tua untuk mengisi waktu menunggu peserta didik pulang. Seperti kegiatan menyulam/merajut bersama, merawat kebun sekolah, dan sebagainya.
Berikut sejumlah contoh desain area baca sekolah:

desain Area Baca Sekolah

desain Area Baca Sekolah

desain Area Baca Sekolah


EmoticonEmoticon