Wednesday, 6 February 2019

Dokter Kecil


Dokter Kecil
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

ekstrakurikuler Dokter Kecil

Dokter kecil adalah “peserta didik yang dipilih guna ikut melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan terhadap diri sendiri, keluarga, dan teman (Nadesul, 2007, hlm. 138). Dokter kecil harus memenuhi kriteria tertentu dan dipilih untuk ikut serta melaksanakan sebagian usaha pelayanan kesehatan untuk dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Tujuan adanya dokter kecil adalah agar peserta didik dapat menolong dirinya sendiri dan orang lain untuk hidup sehat. Dokter kecil dapat membina teman-temannya dan berperan sebagai promotor dan motivator dalam menjalankan kesehatan terhadap diri masing-masing.
Menurut Nadesul (2007, hlm. 120) syarat-syarat menjadi dokter kecil, di antaranya:
1. Siswa sekolah dasar, laki-laki maupun perempuan.
2. Minimal kelas IV sekolah dasar.
3. Berprestasi baik di sekolah.
4. Menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.
5. Mendapat izin dari orang tua.
6. Memiliki pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Adapun tugas dokter kecil adalah selalu bersikap dan berperilaku sehat sehingga dapat menjadi contoh bagi teman-temannya, dapat menggerakan sesama teman untuk bersama-sama menjalankan usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing, berusaha bagi tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah dan di rumah, membantu guru dan petugas pada waktu pelaksanaan pelayanan kesehatan di sekolah, berperan aktif pada kegiatan-kegiatan dalam rangka upaya peningkatan kesehatan di sekolah, seperti pekan kebersihan, pekan gizi, pekan pembinaan berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan kesehatan gigi, pekan kesehatan mata, dan sebagainya.
Salah satu program Unit Kesehatan Sekolah (UKS) adalah pembinaan dokter kecil. Pembinaan kesehatan anak usia sekolah melalui program UKS adalah salah satu strategi yang ditempuh dalam rangka pembangunan di bidang kesehatan. Peran dokter kecil dalam usaha kesahatan sekolah, meliputi:
1. Promosi kesehatan
Menggerakkan dan membimbing teman dalam melaksanakan pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi, pengukuran tinggi badan dan berat badan, dan penyuluhan kesehatan.
Pengamatan kebersihan ruang UKS, kantin sekolah, dan lingkungan sekolah, seperti kebersihan ruang kelas dan perlengkapannya, kebersihan halaman sekolah, tempat beribadah, toilet, persediaan air bersih, tempat sampah, saluran pembuangan, temasuk upaya pemberantasan sarang nyamuk.
2. Penyelenggaraan kesehatan sekolah
Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanan kesehatan di sekolah, seperti distribusi obat cacing, vitamin, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan pertolongan pertama pada penyakit (P3P).
Adapun kegiatan dokter kecil, antara lain:
1. Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi.
2. Penimbangan dan pengukuran tinggi badan.
3. Pemeriksaan kesehatan mata.
4. Pemeriksaan kesehatan gigi.
5. Pengenalan dini penyakit.
6. Pengobatan sederhana.
7. Pengamatan kebersihan kantin dan kebun sekolah.
8. Pengamatan sanitasi sekolah.
9. Penjagaan diri terhadap kecelakaan.
10. Pencatatan dan pelaporan.
11. Rujukan perlunya penanganan lebih lanjut.

Referensi
Nadesul, H. (2007). Dokter Kecil. Jakarta: PT. Unilever.


EmoticonEmoticon