Thursday, 14 February 2019

Rela Berkorban


Rela Berkorban
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Rela berkorban berarti bersedia dengan ikhlas, senang hati, mau memberikan sebagian yang dimiliki untuk kepentingan orang lain atau orang banyak dengan tidak mengharapkan imbalan. Makna yang terkandung dalam pengertian ini adalah bahwa untuk mencapai suatu kemajuan dan keharmonisan dalam hidup bermsyarakat, diperlukan adanya keikhlasan hati untuk memberikan sesuatu yang kita miliki untuk orang lain atau masyarakat.
Rela berkorban sangatlah penting sebab jika semua orang mementingkan kepentingan pribadi, tidak akan terjalin kebersamaan untuk menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama. Rela berkorban juga merupakan wujud pengamalan Pancasila dan nilai-nilai agama yang dianut.
Sikap rela berkorban perlu dikembangkan di berbagai lingkungan sosial, antara lain:

1. Lingkungan keluarga

Rela Berkorban

Rela berkorban dalam lingkungan keluarga, misalnya dengan saling menolong secara ikhlas. Biasanya di rumah telah ditetapkan aturan dan tugas-tugas rumah, seperti ayah mencuci motor, ibu memasak, kakak mencuci piring, dan adik menyapu rumah. Jika suatu saat adik tidak dapat melaksanakan tugas karena sakit, sebagai kakak harus siap menggantikan tugas adik dengan rela dan tulus ikhlas.

2. Lingkungan sekolah

Rela Berkorban

Rela berkorban dalam lingkungan kehidupan sekolah, misalnya jika ada teman yang tertimpa musibah, seluruh siswa di kelas dengan suka rela mengumpulkan bantuan dana dan barang. Selain itu, siswa-siswa sekolah juga dapat membantu orang lain yang tertimpa musibah, misalnya terkena banjir, gunung meletus, dan sebagainya.

3. Lingkungan masyarakat

Rela Berkorban

Lingkungan masyarakat merupakan lingkungan yang lebih luas. Sikap rela berkorban dapat diwujudkan, misalnya dengan ikut bekerja bakti membersihkan lingkungan.

4. Lingkungan bangsa dan negara

Rela Berkorban

Rela berkorban dalam lingkungan kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya dengan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti pajak kendaraan bermotor, pajak bumi dan bangunan, serta warga masyarakat mau merelakan sebagian tanahnya untuk pembangunan irigasi atau jalan dengan memperoleh penggantian yang layak.


EmoticonEmoticon