Monday, 11 March 2019

Jurnalistik Sekolah

Jurnalistik Sekolah
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

jurnalistik

Ekstrakurikuler jurnalistik berkaitan dengan aktivitas menulis. Hal tersebut sesuai dengan pengertian jurnalistik yang dinyatakan Suryawati (2011, hlm. 4) bahwa “jurnalistik berarti kepenulisan”. Lebih lanjut, Suryawati (2011, hlm. 17) menyatakan bahwa jurnalistik merupakan “proses pengumpulan, penulisan, penafsiran, dan penyebaran informasi umum, opini, hiburan, secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan di media massa”. Suryawati (2011, hlm. 38) menjelaskan bahwa salah satu fungsi jurnalistik adalah “untuk menginformasikan fakta dan peristiwa yang terjadi di sekitar kehidupan manusia yang patut diketahui oleh publik”. Adapun salah satu tujuan menulis yaitu memberikan informasi. “Menulis dapat menjadi informasi mengenai hal-hal yang harus diketahui pembaca sehingga menjadi rujukan yang berguna” (Hugo Hartig dalam Yunus, 2015, hlm. 26).
Kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik dijadikan sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi melalui suatu karya, baik tulisan maupun karya yang lain. Ekstrakurikuler jurnalistik memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat dalam dunia jurnalistik, khususnya bidang menulis. Melalui adanya keterampilan menulis, peserta didik dapat berekspresi dan menuangkan segala yang ada di pikiran melalui suatu karya berupa tulisan yang dapat ditujukkan kepada khalayak. Hal ini sejalan dengan tujuan menulis menurut Nurhadi (2017, hlm. 12), yakni “menulis untuk mengungkapkan kreativitas imajinasi seseorang, seperti menulis cerita, menulis, puisi, atau menulis naskah drama”.
Jurnalistik sekolah mempelajari keahlian yang dapat digunakan pada kehidupan dewasa kelak dan juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan keahlian berorganisasi serta melakukan wawancara. Keterampilan menulis dapat dimiliki siapapun, tidak tergantung pada usia asalkan giat berlatih dan rajin membaca, sehingga dapat menghasilkan tulisan yang bagus.
Pada era globalisasi sekarang kegiatan jurnalistik sangatlah penting, sebab semua orang tidak dapat mengatur dan berbuat sesuatu bagi dirinya tanpa memperoleh informasi terlebih dahulu. Sedangkan semua informasi tentang hal yang tersedia dan terjadi saat ini merupakan produk jurnalistik, seperti pada surat kabar, radio, televisi, dan internet.
Hasil karya ekstrakurikuler jurnalistik berupa tulisan yang biasanya dipaparkan dalam mading dan majalah sekolah. Untuk itu, anggota ekstrakurikuler jurnalistik dilatih untuk membuat tulisan yang bagus sehingga menghasilkan suatu karya yang berkualitas. Untuk membuat tulisan yang bagus memerlukan berbagai bahan tulisan dan pengalaman menulis.
Anggota ekstrakurikuler jurnalistik juga dilatih untuk mencari berita yang tertera dalam kegiatan reportase. Kegiatan tersebut menuntut anggota mencari narasumber untuk diwawancarai, kemudian dibuat laporan berupa tulisan. Dengan adanya kegiatan tersebut jelas bahwa anggota ekstrakurikuler jurnalistik dilatih untuk dapat menghasilkan suatu karya bagus yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Anggota ekstrakurikuler jurnalistik dapat dikatakan sebagai wartawan sekolah karena mereka mengumpulkan berita untuk disampaikan kepada semua warga sekolah. Anggota ekstrakurikuler jurnalistik menyuguhkan beragam informasi seputar teknologi, kesehatan, keagamaan, hiburan, dan pariwisata. Terlebih, anggota ekstrakurikuler jurnalistik juga menyuguhkan berita terbaru seputar sekolah sehingga semua warga sekolah mengetahui perkembangan terbaru di sekolah.

Referensi
Nurhadi (2017). Handbook of Writing. Jakarta: Bumi Aksara.
Suryawati, I. (2011). Jurnalistik Satuan Pengantar Praktik dan Teori. Bogor: Ghalia Indonesia.
Yunus, S. (2015). Kompetensi Menulis Kreatif. Bogor: Ghalia Indonesia.


EmoticonEmoticon