Wednesday, 8 May 2019

English Club


English Club
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

ekstrakurikuler English Club

Pembelajaran bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Namun, belum semua peserta didik dapat paham terhadap materi bahasa Inggris. Mereka perlu mendapat bimbingan agar mampu belajar bahasa Inggris secara lebih optimal. Menurut Handayani (2016, hlm. 103) menyatakan bahwa “bahasa Inggris adalah bahasa global yang sangat berperan dalam interaksi dan komunikasi global seiring dengan kemajuan dan persaingan globalisasi”. Hal tersebut berarti peserta didik harus mampu menguasai bahasa Inggris. Di dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi menyatakan bahwa “ruang lingkup mata pelajaran bahasa Inggris di SD/MI mencakup kemampuan berkomunikasi lisan secara terbatas dalam konteks sekolah, yang meliputi aspek-aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis.
Kegiatan ekstrakurikuler english club merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris terutama kemampuan siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris atau dalam istilah bahasa Inggris biasa disebut speaking skill. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa atau memfasilitasi agar bisa berbahasa Inggris dengan lancar dan bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan tepat, dan untuk membekali siswa dengan keterampilan berbicara, yaitu dapat berkomunikasi menggunakan pola-pola bahasa Inggris sesuai dengan situasi di mana seseorang perlu mengungkap pikiran, perasaan, dan pendapatnya.
Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler english club diawali dengan proses perencanaan. Perencanaan yang dilakukan adalah pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh guru pengampu ekstrakurikuler english club. Kegiatan perencanaan berfungsi untuk menyusun tema, materi, strategi, dan media pembelajaran, serta sistem evaluasi.
Setelah perencanaan dilaksanakan, selanjutnya adalah mengimplementasikan rencana tersebut ke dalam sebuah kegiatan ekstrakurikuler english club. Pada kegiatan ekstrakurikuler english club, siswa mempelajari banyak hal, seperti writing, reading, dan speaking. Pemahaman kosakata dalam pembelajaran bahasa Inggris sangat diperlukan, sehingga pada ekstrakurikuler english club siswa dibekali untuk memperkaya kosakata dan dengan pengucapan yang sempurna.
Speaking skill dapat dikatakan sudah bagus apabila siswa telah mampu dalam pelafalan, kefasihan, dan pemahaman dalam mengungkapkan kosakata bahasa Inggris. Speaking skill merupakan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris dapat dinilai dengan beberapa aspek, yaitu dengan pelafalan, tata bahasa, kosakata, kefasihan, isi pembicaraan, dan pemahaman.
Kegiatan ekstrakurikuler english club menekankan proses yang menyenangkan melalui penggunaan strategi yang variatif didukung dengan media pembelajaran yang inovatif. Media pembelajaran yang digunakan dapat berupa gambar, video, audio, maupun boneka tangan. Dengan penggunaan strategi yang variatif dan media inovatif dapat merangsang siswa untuk selalu aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Siswa terdorong untuk lebih sering mengucapkan kosakata atau kalimat menggunakan bahasa Inggris.
“Materi berupa film (movie) dapat digunakan dalam mengembangkan keterampilan mendengarkan/menyimak (listening). Di dalam materi movie, kegiatan siswa berupa melihat suatu video, kemudian siswa tersebut dapat mendengarkan pengucapan yang ada pada video tersebut. Materi berupa bernyanyi (sing a song) juga dapat digunakan dalam mengembangkan keterampilan mendengarkan/menyimak (listening). Materi short story dapat digunakan dalam mengembangkan keterampilan berbicara (speaking), selain itu, materi short story dapat digunakan dalam mengembangkan keterampilan membaca (reading). Untuk mengembangkan keterampilan menulis, dapat digunakan materi introduction (perkenalan), dengan kegiatan siswa berupa menulis suatu percakapan sederhana. Materi introduction yang berupa dialog juga merupakan bagian dari materi membaca (reading)” (Suyanto, 2007, hlm. 66-68).
“Teknik listen and repeat, menebak gambar, dan describing people merupakan teknik yang dapat digunakan dalam kegiatan mendengarkan/menyimak (listening). Teknik describing people juga dapat digunakan dalam kegiatan menulis (writing). Adapun teknik berupa game, merupakan teknik yang dapat digunakan dalam kegiatan berbicara (speaking)” (Suyanto, 2007, hlm. 23-24).
Kegiatan evaluasi atau penilaian dalam kegiatan ekstrakurikuler english club berfokus pada penilaian keterampilan, di mana pada setiap kegiatan ekstrakurikuler english club dinilai oleh guru melalui pengamatan saat proses pembelajaran.

Referensi
Handayani, S. (2016). Pentingnya Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Menyongsong ASEAN Community 2015. Jurnal Profesi Pendidik, 3 (1), hlm. 100-112.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.
Suyanto, K. K. E. (2007). English for Young Learners. Jakarta: Bumi Aksara.


EmoticonEmoticon