Saturday, 20 July 2019

Cara Perkembangbiakan Hewan

Cara Perkembangbiakan Hewan
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Berkembang biak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Berkembang biak merupakan proses memperbaharui keturunan pada makhluk hidup untuk mempertahankan jenisnya. Adapun hewan dapat berkembang biak secara generatif maupun vegetatif. Lebih lanjut dijelaskan sebagai berikut:

1. Hewan berkembang biak secara generatif
Perkembangbiakan secara generatif terjadi karena adanya pembuahan sel telur oleh sel sperma. Sel sperma dihasilkan hewan jantan, sedangkan sel telur dihasilkan hewan betina.
Berdasarkan caranya, pembuahan pada hewan dibedakan menjadi dua, yakni:

a. Pembuahan di luar tubuh (fertilisasi eksternal)

Cara Perkembangbiakan Hewan

Pembuahan di luar tubuh terjadi karena penggabungan sel telur dan sperma terjadi di luar tubuh induknya. Contohnya pada ikan dan katak.

b. Pembuahan di dalam tubuh (fertilisasi internal)

Cara Perkembangbiakan Hewan

Pembuahan di dalam tubuh artinya penggabungan sel telur dan sel sperma terjadi di dalam tubuh induknya. Pembuahan di dalam tubuh terutama terjadi pada jenis hewan reptilia, unggas, dan mamalia.

Perkembangbiakan secara generatif pada hewan dibedakan menjadi tiga, sebagai berikut:

a. Hewan yang berkembang biak dengan bertelur (ovipar)

Cara Perkembangbiakan Hewan

Pada hewan bertelur, pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di luar tubuh induknya. Embrio tersebut dibungkus dan dilindungi oleh cangkang. Embrio di dalam telur ini dilengkapi dengan kuning telur (yolk). Kuning telur digunakan sebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio. Jika embrio telah tumbuh sempurna, telur akan menetas dan keluarlah invidu baru. Hewan yang berkembang biak secara bertelur disebut ovipar. Ayam, burung, penyu, dan berbagai jenis serangga merupakan contoh hewan bertelur.

b. Hewan yang berkembang biak dengan melahirkan (vivipar)

Cara Perkembangbiakan Hewan

Pada hewan yang melahirkan anak, sel telur dibuahi oleh sperma di dalam tubuh induknya. Pertumbuhan dan perkembangan embrio terjadi di dalam tubuh induknya. Embrio akan berada di dalam tubuh induknya sampai waktunya dilahirkan. Hewan yang berkembang biak secara melahirkan disebut vivipar. Contohnya jenis hewan mamalia, seperti sapi, kucing, kambing, gajah,  singa, paus, dan lumba-lumba.

c. Hewan yang berkembang biak dengan bertelur-melahirkan (ovovivipar)

Cara Perkembangbiakan Hewan

Selain hewan ovipar dan vivipar, terdapat juga hewan yang dapat bertelur-melahirkan. Hewan demikian disebut dengan ovovivipar. Pada hewan tersebut, setelah terjadi pembuahan, telur terus berkembang di dalam tubuh induknya. Makanan yang dibutuhkan embrio tidak berasal dari induk, melainkan berasal dari cadangan makanan yang terdapat di dalam telur. Setelah tiba waktunya dilahirkan, anak akan keluar dari tubuh induknya. Contoh hewan ovovivipar adalah ikan hiu, ikan pari, dan beberapa jenis ular.

2. Hewan berkembang biak secara vegetatif
Perkembangbiakan secara vegetatif hanya terjadi pada hewan-hewan tingkat rendah. Perkembangbiakan secara vegetatif berarti hewan tersebut berkembang biak secara tidak kawin. Perkembangbiakan secara vegetatif pada hewan dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:

a. Tunas

Cara Perkembangbiakan Hewan

Perkembangbiakan dengan cara pembentukan tunas terjadi pada hydra. Hydra merupakan hewan yang tidak bertulang belakang. Hydra hidup pada air tawar. Pada tubuh hydra dewasa akan muncul tonjolan. Tonjolan tersebut akan terus tumbuh dan membesar. Ketika sudah cukup besar, tunas itu akan terlepas dari tubuh induknya. Tunas yang terlepas akan tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. Hewan lain yang berkembang biak dengan cara tunas adalah ubur-ubur dan porifera.

b. Fragmentasi

Cara Perkembangbiakan Hewan

Fragmentasi adalah perkembangbiakan yang berasal dari potongan tubuhnya sendiri. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara fregmentasi adalah planaria. Cacing planaria merupakan cacing pipih. Planaria dapat kita temukan di bawah bebatuan di sungai. Ukurannya sangat kecil. Jika kita potong salah satu bagian tubuhnya, potongan tubuh tersebut akan tumbuh menjadi individu baru. Hewan lain yang berkembang biak dengan cara fragmentasi adalah mawar laut dan bintang laut.

c. Membelah diri

Cara Perkembangbiakan Hewan

Membelah diri adalah cara berkembang biak pada hewan dengan cara membagi tubuhnya menjadi dua bagian yang sama atau lebih secara langsung yang dilakukan hewan bersel satu. Perkembangbiakan dengan cara membelah diri diawali dengan inti sel hewan bersel satu akan membelah diri menjadi dua bagian. Pembelahan dua bagian ini diikuti dengan pembelahan cairan dan dinding sel yang akan menghasilkan organisme baru. Adapun contoh hewan yang berkembang biak dengan cara membelah diri, di antaranya amoeba, paramaecium, dan euglena.

d. Partenogenesis

Cara Perkembangbiakan Hewan

Partenogenesis merupakan pertumbuhan dan perkembangan embrio tanpa terjadi fertilisasi (pembuahan). Betina memproduksi sel telur yang berkembang tanpa melalui proses fertilisasi. Partenogenesis dapat kita lihat pada kutu daun, lebah, kutu air, dan komodo.

e. Ginogenesis

Cara Perkembangbiakan Hewan

Ginogenesis adalah proses terbentuknya zigot dari gamet betina tanpa kontribusi dari gamet jantan. Pada ginogenesis gamet jantan hanya berfungsi untuk merangsang perkembangan telur dan sifat-sifat genetisnya tidak diturunkan. Ginogenesis dapat terjadi secara alami maupun buatan. Ginogenesis dapat terjadi pada beberapa jenis ikan, seperti ikan mas, ikan tawes, ikan nilem dan sebagainya.

f. Androgenesis

Cara Perkembangbiakan Hewan

Androgenesis adalah proses terbentuknya embrio dari gamet jantan tanpa kontribusi genetis dari gamet betina. Dengan kalimat lain, androgenesis merupakan kebalikan dari ginogenesis. Proses ini tidak umum terjadi secara alami, sehingga androgenesis merupakan proses buatan, yaitu menonaktifkan bahan-bahan genetik yang terdapat pada telur dengan cara meradiasi telur tersebut. Androgenesis dapat diterapkan pada sejumlah jenis ikan, seperti ikan mas, ikan tawes, ikan nilem, dan sebagainya.


EmoticonEmoticon