Wednesday, 28 August 2019

Rocket League


Rocket League
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

rekomendasi game mendidik bagi anak

Rocket League adalah permainan video game sepak bola yang menggunakan kendaraan. Permainan ini dikembangkan dan diterbitkan oleh Psyonix, pertama kali dirilis untuk Microsoft Windows dan PlayStation 4 pada Juli 2015, dan dirilis kemudian pada Xbox One, macOS, Linux, dan Nintendo Switch.
Rocket League digambarkan sebagai permainan sepak bola tetapi dengan mobil bertenaga roket. Rocket League memiliki hingga empat pemain yang ditugaskan untuk masing-masing dari kedua tim, menggunakan kendaraan bertenaga roket untuk menendang bola ke gawang lawan dan mencetak poin selama pertandingan.
Permainan ini mencakup mode bermain tunggal dan multiplayer yang dapat dimainkan secara lokal dan online, termasuk permainan lintas platform di antara semua versi.
Setiap mobil yang digunakan pada Rocket League akan memiliki dua gerakan standar untuk memaksimalkan performa saat bermain. Pertama adalah speed boost, berfungsi layaknya nitro, yakni dapat membuat mobil kita melaju lebih kencang melalui dorongan roket pada bagian belakang mobil. Di dalam setiap arena yang ada, akan ada bola cahaya berwarna kuning yang muncul secara acak dari waktu ke waktu untuk dikumpulkan sebagai tenaga bagi speed boost ini. Kedua adalah jump atau melompat, bahkan dapat melakukan double jump untuk melompat lebih tinggi.
Pergerakan efektif justru akan lebih bergantung pada seberapa sabar kita menunggu kesempatan. Kita dapat mengejar setiap kali bola bergerak dengan kecepatan tinggi, namun justru akan berakhir dengan gerak mobil kita yang terlalu cepat dan berada pada posisi yang salah untuk menendang bola. Langkah yang lebih bijak adalah menunggu, memprediksi kemana arah bola akan bergerak, dan menentukan seberapa cepat kita harus bergerak dan di mana kita harus menendang bola. Karena, pada akhirnya permainan ini layaknya sepak bola. Tim yang menang adalah tim yang lebih banyak berhasil memasukkan bola ke gawang lawan.
Adapun hal-hal mendidik dari permainan Rocket League, antara lain:

1. Imajinasi tinggi

Rocket League

Tema dasar dari Rocket League memang cukup inovatif. Mengimplementasikan olahraga sepak bola yang telah banyak orang kenal, namun mengganti pemain menjadi mobil bertenaga roket yang membuat permainan ini seolah baru dan menarik.

2. Melatih kekompakan

Rocket League

Layaknya permainan sepak bola yang merupakan olahraga kelompok, Rocket League juga lebih seru jika dimainkan secara tim. Mode yang tersedia, yakni mulai dari 1 lawan 1 sampai paling banyak 4 lawan 4. Kekompakan lah yang menjadi penentu, jika bermain dalam tim.

3. Pentingnya strategi

Rocket League

Tentunya apabila bermain secara tim, kita perlu membagi peran, siapa yang akan bertahan di belakang layaknya penjaga gawang dan siapa yang akan menyerang untuk mencetak angka. Strategi ini akan menentukan bagaimana jalannya pertandingan.

4. Melatih keterampilan motorik halus

Rocket League

Permainan Rocket League cukup sederhana. Kita hanya perlu mengontrol mobil layaknya balapan seperti biasa, hanya saja dengan tujuan yang berbeda, yakni harus menendang bola agar masuk ke gawang lawan. Tentunya untuk menghasilkan pergerakan efektif diperlukan kecakapan dalam menekan tombol-tombol pada controller, yang secara tidak langsung akan melatih keterampilan motorik halus.

5. Sabar menunggu kesempatan

Rocket League

Inti dari permainan Rocket League adalah bagaimana kita secara efektif dapat mengendarai mobil untuk menendang bola agar masuk ke gawang lawan. Tentunya kita dapat terus mengejar bola yang bergerak liar. Tetapi, apabila kita dapat lebih bersabar dalam menunggu kesempatan untuk menendang bola yang memiliki arah dan kecepatan yang tepat, hal ini akan lebih efektif dalam mengarahkan bola agar lebih mudah masuk ke gawang lawan.


EmoticonEmoticon