Tuesday, 1 October 2019

Media Pembelajaran Permainan Loncat Abjad


Media Pembelajaran Permainan Loncat Abjad
Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Permainan adalah salah satu cara pendidik mengajar, di mana pendidik mengajak anak didiknya untuk terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran secara aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak. Permainan juga dapat diartikan sebagai “olah pikiran dan fisik yang bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja, dan prestasi dalam melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi dengan lebih baik” (As’adi, 2009, hlm. 15). Dengan demikian, permainan merupakan suatu aktivitas yang membantu anak mencapai perkembangan yang utuh, baik fisik, intelektual, sosial, moral, dan emosional.
Loncat adalah “melompat dengan dua kaki secara bersama-sama” (Badudu, 1996, hlm. 112). Sedangkan abjad diartikan sebagai “kumpulan huruf berdasarkan urutan yang lazim pada bahasa tertentu” (Badudu, 1996, hlm. 3). Lebih lanjut, abjad atau sering disebut huruf menurut Arifin (dalam Harun, 2013, hlm. 29) merupakan “beberapa bunyi dan bentuk yang terdiri atas dua puluh enam macam yang masing-masing bunyi tersebut dapat dibuat menjadi satu kata dan kalimat”.
Kemampuan mengenal huruf adalah “kesanggupan melakukan sesuatu dengan mengenali tanda-tanda/ciri-ciri dari tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa” (Seefeldt dan Barbara, 2006, hlm. 330-331). Selanjutnya Rasyid, dkk. (2009, hlm. 241) menyatakan bahwa “mengenal huruf merupakan hal penting bagi anak yang didengar dari lingkungannya”. Berbagai huruf yang dikenal anak menumbuhkan kemampuan untuk memilih dan memilah berbagai jenis huruf. Melatih anak untuk mengenal huruf dan mengucapkannya harus diulang-ulang.
Proses pengenalan huruf sejalan dengan proses keterampilan berbahasa secara fisik dan psikologis. Proses yang bersifat fisik berupa kegiatan mengamati tulisan secara visual. Melalui indera penghlihatan, anak mengenal dan membedakan gambar-gambar bunyi serta kombinasinya. Melalui proses recoding, anak mengasosiasikan gambar-gambar bunyi beserta kombinasinya tersebut dengan bunyi. Proses rangkaian tulisan yang dikenal menjadi rangkaian bunyi bahasa dalam kombinasi huruf menjadi kata yang bermakna. Proses psikologis berupa kegiatan berpikir dalam mengolah informasi. Melalui proses decoding, gambar-gambar bunyi dan kombinasinya diidentifikasi, diuraikan, kemudian diberi makna. Pengenalan huruf sejak usia dini sangatlah penting, meski begitu perlu diupayakan kegiatan yang tidak membebani dengan kegiatan belajar yang menyenangkan.
Permainan loncat abjad merupakan aktivitas bermain yang bermanfaat bagi anak. Permainan ini dilakukan dengan cara melompat menggunakan dua kaki untuk membantu anak mengenal bunyi dan bentuk huruf yang melibatkan anak didik sebagai pelaku utama.
Di dalam permainan loncat abjad, anak-anak diperkenalkan huruf terlebih dahulu oleh guru, kemudian guru menyiapkan tikar abjad untuk media loncat dan kartu huruf. Setiap anak akan diberi kartu huruf yang berbeda, lalu anak diminta untuk meloncat sesuai huruf dalam kartu huruf sambil menyebutkan huruf tersebut. Setelah itu, anak mengambil huruf yang ada pada tikar abjad dan menuliskannya pada buku.
Berikut merupakan gambar dari tikar abjad dan kartu huruf:

Media Pembelajaran Permainan Loncat Abjad
Tikar abjad

 Media Pembelajaran Permainan Loncat Abjad
Kartu huruf


Referensi
As’adi, M. (2009). Panduan Praktis Menggambar dan Mewarnai untuk Anak. Yogyakarta: Power Book.
Badudu, J. S. (1996). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar.
Rasyid, H., dkk. (2009). Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Seefeldt, C., & Barbara, A. W. (2006). Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.


EmoticonEmoticon