Sunday, 5 January 2020

Metode Trans Sector

Metode Trans Sector
Karya: Rizki Siddiq Nugraha
trans sector

Metode trans sector merupakan studi lapangan yang bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. Di dalam pelaksanaan metode ini, peserta didik diberi tugas melalui serangkaian kegiatan, meliputi menghitung, mengukur, mengklasifikasi, mencari hubungan, membuat hipotesis, dan menganalisis. Kegiatan ini layaknya merupakan serangkaian perilaku para ilmuan dalam memecahkan masalah. “Metode trans sector adalah metode yang memiliki serangkaian kegiatan berupa pengamatan lokasi” (Dananjaya, 2013, hlm. 132).
Penggunaan metode trans sector memiliki tujuan agar peserta didik lebih peduli terhadap lingkungan, mampu mengamati lingkungan, dan mampu bekerjasama dengan baik. Peserta didik juga diharapkan mampu mengumpulkan informasi dan membangkitkan rasa ingin tahu mengenai objek yang diamati. Metode ini bermanfaat untuk melengkapi pengetahuan yang diperoleh di sekolah atau kelas, untuk melihat, mengamati, menghayati secara langsung dan nyata mengenai objek tersebut, serta untuk menanamkan nilai moral pada peserta didik.
Langkah pembelajaran menggunakan metode trans sector menurut Dananjaya (2013, hlm. 133) secara umum dijabarkan sebagai berikut:
1. Guru memberikan stimulus dengan membahas hal-hal yang ada pada objek yang akan dikunjungi.
2. Peserta didik diberi tugas untuk ke lokasi yang telah ditentukan dan tetap dalam pengawasan guru.
3. Setiap individu atau kelompok mendapat tugas untuk mengamati objek di lingkungan atau lokasi yang telah ditentukan.
4. Setiap individu atau kelompok mengunjungi lokasi yang diamati dan mencatat apa saja yang mereka lihat.
5. Setelah dirasa cukup, peserta didik kembali ke kelas dan merapikan informasi yang didapat untuk menjadi sebuah catatan atau laporan. Kemudian setelah merapikan hasil pengamatannya, setiap individu atau kelompok bergiliran untuk menyampaikan apa saja hal-hal yang mereka amati.
Adapun kelebihan dari penggunaan metode trans sector, antara lain:
1. Metode trans sector memiliki prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam proses belajar mengajar.
2. Membuat apa yang dipelajari di sekolah lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan di masyarakat.
3. Merangsang kreativitas peserta didik.
4. Informasi yang didapat lebih luas, mendalam, dan aktual.
5. Peserta didik mendapatkan pengalaman nyata mengenai objek studi dalam kegiatan pengamatan di lapangan.
6. Memberikan motivasi untuk lebih mendalami materi pelajaran.
Sedangkan kelemahan dari penggunaan metode trans sector, di antaranya:
1. Memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang.
2. Memerlukan koordinasi dengan guru yang lain atau pihak lain.
3. Jika dikemas dengan kurang baik, metode trans sector akan lebih condong kepada unsur rekreasi, sedangkan unsur studinya terabaikan.
4. Sulit mengatur peserta didik dalam jumlah yang cukup banyak.
5. Memerlukan waktu yang relatif panjang.

Referensi
Dananjaya, U. (2013). Media Pembelajaran Aktif. Bandung: Penerbit Nuansa Endekia.


EmoticonEmoticon